Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jelang Pemberlakuan `New Normal`, DPR Minta Pemerintah Fasilitasi Rapid Test Pesantren
    News

    Jelang Pemberlakuan `New Normal`, DPR Minta Pemerintah Fasilitasi Rapid Test Pesantren

    May 29, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jelang Pemberlakuan `New Normal`, DPR Minta Pemerintah Fasilitasi Rapid Test Pesantren

    Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita Sari

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari meminta pemerintah melakukan Rapid Test di sektor pendidikan, khususnya, Pondok Pesantren sebelum memberlakukan `New Normal`.

    Menurut Ratna, pemerintah tidak boleh hanya mempedulikan sekolah formal saja, dan mengabaikan pesantren.

    Ratna menilai Pesantren sangat berjasa bagi bangsa, negara dan masyarakat. Sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, Pesantren melakukan pembelajaran nilai moral, pembentukan kader ulama, pembentukan karakter, dan secara historis berjuang untuk kemerdekaan.

    Diketahui, pemerintah berencana menerapkan new normal untuk merespon perkembangan pandemi covid-19. New normal tersebut meliputi lima tahapan; mulai dibukanya sektor bisnis dan industri, pasar dan mall, sekolah dan tempat kebudayaan, restoran dan tempat ibadah, hingga beroperasinya seluruh kegiatan ekonomi secara normal.

    “Negara tidak boleh mengabaikan keberadaan pesantren. Di tengah pandemi seperti saat ini, Negara harus hadir secara langsung, harus menyediakan kebutuhan bagi pesantren dalam menghadapi new normal,” kata Ratna melalui keterangannya, Jumat (29/05/2020).

    Baca juga.. :

    • Songsong `New Normal`, Kemenpora Susun Draft Olahraga Indonesia
    • Lindungi Pekerja, Perum Bulog Terapkan Protokol New Normal
    • Penerapan New Normal jadi Kewenangan Kepala Daerah

    Ratna meminta pemerintah untuk melakukan rapid test pada 28.194 pesantren, demi menjaga kesehatan 18 juta santri, kyai, 1,5 juta pengajar dan masyarakat dari ancaman penularan sebaran Covid-19. 

    Apalagi, kata Ratna, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melaunching produk hasil inovasi yang dihasilkan Kemenristek/BRIN terkait penanganan Covid -19 beberapa waktu lalu.

    “Pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan rapid test tersebut. Pesantren selama ini bergerak mandiri. Saatnya pemerintah membuktikan komitmennya. Hal ini sejalan dengan amanat UU Pesantren,” Tegas Ratna.

    Legislator asal Tuban ini menegaskan bahwa rapid test adalah prasyarat utama yang harus dilakukan selain kesiapan-kesiapan lain sebagaimana protokol kesehatan yang telah di sampaikan pemerintah. 

    Ratna mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan itu, karena rata-rata pesantren memiliki kerentanan yang cukup tinggi terhadap penularan Covid-19. Misalnya tingkat pembauran dan kerekatan antar santri cukup tinggi, rasio ketersediaan sarana-prasarana belum seimbang dengan jumlah santri, dan rapatnya jadwal belajar/ngaji santri.

    “Saya minta pemerintah segera menyediakan semuanya dengan baik. Jangan sampai wabah ini menyasar kalangan pesantren. Sekali lagi, saya tegaskan agar pemerintah segera mekakukan rapid test kepada santri, juga kepada semua warga pesantren. Semuanya harus terencana dan terukur. Jangan sampai karena tidk disiapkan dengan baik, pesantren jadi korban,” jelas Ratna.

    TAGS : Rapid Test Ratna Juwita Pesantren New Normal

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73015/Jelang-Pemberlakuan-New-Normal-DPR-Minta-Pemerintah-Fasilitasi-Rapid-Test-Pesantren/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMinamas Plantation Bekerja Sama Forwatan Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan
    Next Article Hanya Sepakan, Lebih dari 100 Pelanggaran Israel di Palestina
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.