Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Penyelundupan 218 Burung Punglor Asal NTT
    News

    Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Penyelundupan 218 Burung Punglor Asal NTT

    May 31, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Penyelundupan 218 Burung Punglor Asal NTT

    Karantina Pertanian gagalkan penyelundupan burung Punglor asal NTT. (Foto: Barantan)

    Surabaya, Jurnas.com – Punglor atau Anis merupakan burung yang cukup digemari di Indonesia, yang paling populer adalah Anis Kembang dan Anis Merah. Selain mempunyai karakter suara yang merdu mendayu-dayu disertai dengan gaya ocehan saat bernyanyi.

    Punglor juga mudah beradaptasi dan dilatih, memiliki postur tubuh yang gagah serta memiliki warna tubuh yang menarik. Hal ini lah yang membuat para hobiis/kicau mania jatuh cinta padanya.

    Permintaan Punglor yang cukup tinggi dan harga yang relatif mahal membuat usaha jual beli burung ini menjadi mata pencaharian yang menjanjikan.

    Namun masih banyak orang-orang yang tidak melakukan usaha tersebut dengan benar dan taat hukum. Sehingga, masih dijumpai pemasukan Punglor ke Jawa Timur melalui Pelabuhan Tanjung Perak – Surabaya tanpa disertai dokumen yang dipersyaratkan alias ilegal.

    Karantina Pertanian Surabaya di Wilayah Kerja Tanjung Perak melakukan penggagalan upaya peyelundupan 218 ekor burung Punglor dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Burung-burung tersebut menumpang kapal Niki Sejahtera tanpa disertai dokumen yang dipersyaratkan.

    Baca juga.. :

    • Surplus Jagung, Sumbawa Penuhi Pasokan Antarkota
    • Kementan Berangkatkan Komoditas Pertanian Sumut ke 21 Negara Secara Serentak
    • Darurat Virus Corona, Syahrul Yasin Limpo Minta Karantina Tak Kecolongan

    Punglor dari NTT tergolong burung dengan harga tinggi. Selain NTT, Punglor juga dapat ditemui di Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.

    “Penggagalan pemasukan 218 burung Punglor tersebut berkat infomasi dari masyarakat yang segera ditindaklanjuti oleh petugas karantina dengan melakukan koordinasi bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Perak – Surabaya,” kata Sumitro petugas yang melakukan pemeriksaan.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan di kapal Niki Sejahtera ternyata ditemukan ratusan burung tanpa dokumen tersebut,” sambungnya.

    Sumitro mengatakan, modus yang digunakan adalah menitipkan burung kepada Anak Buah Kapal (ABK) dan burung diambil seseorang/pembeli di Pelabuhan Tanjung Perak, tempat dimana kapal Niki Sejahtera tersebut bersandar.

    “Selama periode Januari – Mei 2020, penggagalan kali ini merupakan ke 10, namun merupakan yang pertamakalinya dari NTT,” kata Sumitro.

    Di tempat terpisah Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak Fauzi menyatakan, pemasukan burung tersebut telah melanggar UU No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan khususnya Pasal 35 ayat 1. Karena itu, demi keamanan, 218 burung Punglor tersebut ditahan di Instalasi Karantina Hewan (IKH) di Perak.

    “Tindakan penahanan ini telah sesuai dengan pasal 44 ayat 2 yang menyatakan bahwa Penahanan dilakukan apabila setelah pemeriksaan, dokumen persyaratan belum seluruhnya dipenuhi dan/atau Pemilik menjamin dapat memenuhi dokumen persyaratan,” tegasnya.

    Selanjutnya Musyaffak Fauzi mengajak masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkan komoditas pertanian yang akan dilalulintaskan ke petugas karantina pertanian setempat.

    “Mengurus dokumen karantina itu mudah, tidak seperti yang dibayangkan. Selain permohonannya bisa dilakukan dengan online, biayanya juga transparan karena menggunakan mesin EDC dan bisa di cek di PP No 35 Tahun 2016 tentan PNBP yang berlaku di Kementerian Pertanian,” katanya.

    TAGS : Burung Anis Anis Kembang Anis Merah Karantina Pertanian Burung Punglor

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73068/Karantina-Pertanian-Surabaya-Gagalkan-Penyelundupan-218-Burung-Punglor-Asal-NTT-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSekelompok Jurnalis Kena Serangan Bom di Kabul
    Next Article Pakar HTN Fahri Bachdim: Jangan Paksakan Pilkada 9 Desember di Tengah Ancaman Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.