Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pilkada Serentak 2020 di Tengah Covid-19, Netfid Lampung: Pemerintah Gegabah
    News

    Pilkada Serentak 2020 di Tengah Covid-19, Netfid Lampung: Pemerintah Gegabah

    June 6, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pilkada Serentak 2020 di Tengah Covid-19, Netfid Lampung: Pemerintah Gegabah

    Erzal Syahreza Aswir (Sekretaris Netfid Lampung)

    Jakarta, Jurnas.com – Keputusan pemerintah untuk tetap mengagendakan pelaksanaaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 dinilai sangat berisiko di tengah Pandemi Covid-19.

    Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Lampung, sebagaimana dikutip deklarasinews menyebutkan keputusan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 terlalu tergesa-gesa, dan sangat berisiko. Baik risiko terhadap penularan Covid-19, maupun risiko kegagalan Pilkada.

    Sekretaris Netfid Lampung Erzal Syahreza Aswir mengingatkan, pemungutan suara pilkada di 270 daerah kebanyakan akan dilaksanakan secara manual. Sebab penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan pilkada di Indonesia masih sangat minim.

    “Artinya, sulit menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat Pilkada. Dengan demikian potensi penyebaran Covid-19 pada tahapan dan pelaksanaan pilkada sangat besar, ini sangatlah berbahaya,” tegas Erzal.

    Ia juga mengingatkan, sarana prasarana rekrutmen PPK/PPS secara online masih minim. Padahal fasilitas yang sangat terbatas akan memicu adanya kerumunan massa saat pilkada. Dan kerumunan masaa jelas menimbulkan potensi penularan Covid-19.

    “Memilih harus datang ke TPS, nggak ada yang tahu Covid-19 ada atau tidak di TPS tersebut,” ujar alumni Universitas Lampung ini.

    Selain itu, draft PKPU Pilkada pada masa bencana non-alam, KPU telah mengatur mekanisme pemilihan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan larangan berkumpul.

    “Fasilitas alat pelindung diri (APD) bagi petugas dan pemilih bakal menjadi masalah serius,” ujar Erzal

    TAGS : Pilkada Serentak 2020 Covid-19

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73350/Pilkada-Serentak-2020-di-Tengah-Covid-19-Netfid-Lampung-Pemerintah-Gegabah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetum PBNU: Demokrasi Indonesia Tak Boleh Diseragamkan Dengan Amerika
    Next Article Vaksin Covid-19 Harus Bisa Diakses Oleh Seluruh Negara di Dunia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.