Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketum PBNU: Demokrasi Indonesia Tak Boleh Diseragamkan Dengan Amerika
    News

    Ketum PBNU: Demokrasi Indonesia Tak Boleh Diseragamkan Dengan Amerika

    June 6, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ketum PBNU: Demokrasi Indonesia Tak Boleh Diseragamkan Dengan Amerika

    Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj

    Jakarta, Jurnas.com – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menegaskan, Indonesia tak perlu membebek Amerika ataupun negara lain di dunia dalam membangun demokrasi yang selaras dengan jatidiri dan karakter bangsa Indonesia.

    Kang Said mengatakam, sampai saat ini sistem demokrasi memang masih yang terbaik dan sejalan dengan konsep syura dalam Islam.

    Namun, harus digarisbawahi pula bahwa demokrasi di Indonesia tak boleh diseragamkan dengan demokrasi liberal ala Amerika, apalagi dianggap sebagai satu-satunya sistem terbaik untuk mengatur negara dan pemerintahan.

    Paparan ini disampaikan KH Said Aqil Siradj, menanggapi kerusuhan rasial di Amerika Serikat sebagaimana dikutip dari situs NU, Jumat, (5/6/2020).

    Kang Said menjelaskan, demokrasi yang dibangun di Indonesia harus berlandaskan pada prinsip musyawarah-mufakat dalam politik dan gotong royong dalam ekonomi. Sistem demokrasi yang dibangun pun menjadi khas Indonesia yang memadukan antara nasionalis-religius dan religius-nasionalis.

    Terkait kerusuhan rasial di Amerika Serikat, Kang Said selaku Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul, menegaskan bahwa kejadian itu harus menjadi bahan refleksi serius agar peristiwa serupa tidak terulang di mana pun.

    Menurut Kang Said, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika ke-45 telah menguak borok demokrasi Amerika yang selama ini tampil bak ‘polisi’ demokrasi dunia.

    Kampanye ‘hitam’ Trump di musim kampanye Pilpres AS yang rasis, menunjukkan sentimen negatif terhadap imigran kulit warna dan kaum Muslim, telah menabung bara api yang meledak dalam kerusuhan rasial sekarang.

    “Demokrasi Amerika tengah sekarat karena menghasilkan pemimpin konservatif yang menyeret demokrasi ke titik antiklimaks dengan retorika-retorika politik liberal yang selama ini dimusuhinya,” jelas Kang Said.

    Ia juga menilai, perubahan haluan yang drastis dari Presiden Obama yang diusung Partai Demokrat ke Trump yang diusung Partai Republik, menunjukkan fondasi demokrasi Amerika tidak sekokoh seperti yang didengung-dengungkan.

    Diskriminasi rasial dan kesenjangan ekonomi, lanjut Kang Said, telah menjadi cacat bawaan seperti telah disinggung oleh Gunnar Myrdal sejak 1944 dalam bukunya An American Dilemma. Demokrasi Amerika akan terus dihantui oleh pertarungan abadi antara ide persamaan hak dan prasangka rasial.

    “Keyakinan Myrdal bahwa pada akhirnya demokrasi akan menang atas rasisme tidak terbukti sampai sekarang. Diskriminasi atas warga Afro-Amerika telah memicu kerusuhan rasial yang terus berulang hingga 11 kali dalam setengah abad sejak 1965,” katanya.

    Keadilan, persamaan hak, pemerataan, dan perlakuan tanpa diskriminasi terhadap seluruh kelompok masyarakat merupakan nilai-nilai demokrasi yang gagal dicontohkan Amerika.

    “Standar ganda yang sering digunakan Amerika dalam isu HAM, perdagangan bebas, dan terorisme menunjukkan wajah bopeng demokrasi yang tidak patut ditiru,” tandas KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU.

    TAGS : Demokrasi Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73349/Ketum-PBNU-Demokrasi-Indonesia-Tak-Boleh-Diseragamkan-Dengan-Amerika/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHai PLN! Jangan Rampok Uang Rakyat Lewat Tagihan Listrik
    Next Article Pilkada Serentak 2020 di Tengah Covid-19, Netfid Lampung: Pemerintah Gegabah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.