Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Hore, Mendikbud Izinkan Mahasiswa Skripsi Tetap Ngampus
    News

    Hore, Mendikbud Izinkan Mahasiswa Skripsi Tetap Ngampus

    June 15, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Hore, Mendikbud Izinkan Mahasiswa Skripsi Tetap Ngampus

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim akhirnya membolehkan mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tingkat akhir untuk tetap beraktivitas di lingkungan kampus.

    Dia beranggapan bahwa sejumlah aktivitas prioritas yang berhubungan dengan kelulusan mahasiswa, seperti skripsi, tesis, maupun disertasi sangat sulit dilakukan bila hanya via daring (online).

    “Kalau ini aktivitas prioritas yang berdampak kepada kelulusan siswa, masing-masing pemimpin perguruan tinggi diperbolehkan untuk mengizinkan aktivitas mahasiswa datang ke kampus, hanya untuk aktivitas prioritas itu yang berhubungan dengan kelulusannya,” kata Mendikbud dalam konferensi video Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri pada Senin (15/6) kemarin.

    “Kenapa kita perbolehkan ini karena kita tidak ingin mengorbankan potensi dari pada setiap mahasiswa untuk lulus pada saat ini,” imbuh Mendikbud.

    Kendati penelitian tingkat akhir diperkenankan untuk dilakukan di kampus, Mendikbud menegaskan bahwa perkuliahan tatap muka masih tetap dilarang. Karenanya, sistem kuliah dari rumah tetap berjalan termasuk saat tahun akademik dimulai pada Agustus 2020 nanti.

    Baca juga.. :

    • Aturan Belajar Tatap Muka di Sekolah selama Masa Transisi
    • Ortu Boleh Larang Anak ke Sekolah bila Khawatir Covid-19
    • Mendikbud: Hanya Enam Persen Sekolah yang Boleh Belajar Tatap Muka

    “Belum belajar tatap muka belum masuk dan alasannya adalah universitas juga punya potensi mengadopsi belajar jarak jauh lebih mudah daripada pendidikan menengah dan dasar,” jelas dia.

    Pada saat yang sama, Mendikbud mengatakan hanya enam persen sekolah jenjang pendidikan dini, dasar, dan menengah, yang diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru ini.

    Enam persen sekolah tersebut, kata Mendikbud, berada di zona hijau Covid-19. Namun pelaksanaanya tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

    “Kita persilakan pemerintah daerah mengambil keputusan untuk melakukan sekolah dengan (sistem) tatap muka. Sisanya yang 94 persen tidak diperkenankan, dilarang karena mereka masih ada risiko penyebaran,” terang Mendikbud.

    Mendikbud menggarisbawahi, zona hijau bukan satu-satunya syarat untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Sekolah yang bersangkutan juga harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah, dan memenuhi ceklis yang ditetapkan pemerintah.

    Ceklis tersebut antara lain: Pertama, sekolah wajib menyediakan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet bersih, sarana cuci tangan, dan disinfektan.

    Kedua, sekolah mampu mengakses fasilitas kesehatan tersebut seperti puskesmas, klinik, rumah sakit, dan lain sebagainya. Ketiga, sekolah harus menerapkan wajib masker. Keempat, memiliki alat pengecek temperatur tubuh (thermogun). Kelima, sekolah wajib memaastikan tidak ada peserta didik yang memiliki kondisi medis atau sedang sakit.

    “Bahkan kalau keluarganya ada yang sakit atau flu, anak itu tidak diperkenankan masuk. Guru dan orang tua yang punya resiko komorbiditas juga sebaiknya tidak masuk dulu ke sekolah yaitu diabetes atau hipertensi,” terang Nadiem.

    “Dan keenam, membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan,” imbuh dia.

    TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Mahasiswa Skripsi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73823/Hore-Mendikbud-Izinkan-Mahasiswa-Skripsi-Tetap-Ngampus/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLuncurkan `Demokrat Newsletter`, AHY: Partai Harus Terus Berinovasi agar Tak Terlindas Zaman
    Next Article Perdagangan Jadi Fokus Pembasahan Turki-Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.