Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemerintah Diminta Cari Solusi Bagi Ratusan Ribu Pekerja Migran Terdampak Covid-19
    News

    Pemerintah Diminta Cari Solusi Bagi Ratusan Ribu Pekerja Migran Terdampak Covid-19

    June 21, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemerintah Diminta Cari Solusi Bagi Ratusan Ribu Pekerja Migran Terdampak Covid-19

    Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani meminta pemerintah untuk memikirkan dan mencari solusi terhadap nasib ratusan ribu pekerja migran yang pulang ke kampung halaman imbas pandemi Covid-19.

    Diketahui, sebelumnya, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, sebanyak 144.327 pekerja migran telah kembali ke Indonesia. 

    Menurut Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), 103 ribu diantaranya telah berada ke kampung halamannya masing-masing.

    “Pemerintah harus memiliki solusi untuk pekerja migran yang terpaksa pulang. Sebagian besar dari mereka selama ini menjadi tulang punggung keluarganya di kampung. Jika mereka tidak bekerja, maka pasti berdampak pada ekonomi keluarganya,” kata Netty melalui keterangannya, Minggu (21/06/2020).

    Istri Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengaku khawatir, kondisi ini akan menurunkan tingkat belanja dan konsumsi masyarakat yang akan menyumbang pada makin terpuruknya angka pertumbuhan ekonomi.

    Baca juga.. :

    • Pemerintah Tidak Ikut Campur Urusan RUU HIP
    • Gandeng Netflix, Kemdikbud Dianggap Abaikan Karya Anak Bangsa
    • Komisi X DPR Minta Pemerintah Bantu Dana Pendidikan Swasta

    “Harus ada upaya terobosan penyediaan lapangan kerja untuk menyerap potensi mereka. Jika tidak, maka angka pengangguran semakin tinggi dan berpotensi menjadi masalah tersendiri di daerah,” katanya.

    “Di dapil saya, Cirebon dan Indramayu, kondisi ini menjadi keluhan dari para pejabat dinas tenaga kerja,” tambah Netty.

    Netty mengungkapkan, berdasarkan data laporan Disnakertrans Provinsi Jabar, selama periode Januari-April sudah ada 5.491 orang pekerja migran yang pulang, angka tersebut diprediksi akan terus bertambah.

    “Pemerintah juga harus memperluas perlindungan sosial dan kesehatan para pekerja migran. Info yang saya terima, tidak sedikit mereka yang pulang dalam keadaan positif Covid-19,” katanya.

    “Apakah perangkat kesehatan di daerah sudah disiapkan untuk menangani hal tersebut?” tanya Netty.

    Pada kesempatan ini, Netty juga mempersoalkan pentingnya pemerintah membuat kebijakan fundamental yang memperkuat regulasi perlindungan hak pekerja, akselarasi investasi serta pemulihan industri dan perdagangan.

    Ditegaskannya, ratusan ribu para pekerja migran itu tentu butuh pekerjaan. Ketimbang lowongan kerja itu diberikan untuk pekerja asing. Dia pun meminta pemerintah untuk memfasilitasi para pekerja migran yang kini sedang menganggur.

    “Ratusan ribu pekerja migran kita dipulangkan dan lainnya mengalami PHK atau dirumahkan, tentu tidak masuk akal jika Indonesia malah menerima masuknya sejumlah tenaga kerja asing untuk bekerja di sektor yang bisa ditangani oleh anak negeri. Di mana letak nasionalisme dan pembelaan kita pada keadilan sosial?” ujar Netty.

    Terakhir, Netty juga mengkritisi penyaluran bantuan sosial Covid-19 yang belum mencapai target seratus persen. Netty meminta agar hal ini segera dikebut dan tidak ada lagi data penerima yang kacau.

    “Jangan sampai ada keluarga yang seharusnya menerima bansos malah terlewatkan. Para keluarga pekerja migran tersebut perlu juga diperhatikan. Pada saat ini, bansos merupakan salah satu harapan masyarakat untuk tetap bertahan hidup. Kita sudah banyak kehilangan nyawa karena Covid-19, tidak boleh ada kasus orang meninggal karena kelaparan. Ini tanggung jawab negara dan masyarakat dunia-akhirat secara bersama-sama,” kata Netty.

    TAGS : Pekerja Migran Netty DPR

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/74107/Pemerintah-Diminta-Cari-Solusi-Bagi-Ratusan-Ribu-Pekerja-Migran-Terdampak-Covid-19/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKini, Tinggal Tujuh Daerah Masih Zona Merah di Jatim
    Next Article Sukseskan New Normal, HBL Foundation Bagikan Ribuan Masker di Sulut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.