Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kematian Johannes Marliem Diduga Stres Kasus E-KTP
    News

    Kematian Johannes Marliem Diduga Stres Kasus E-KTP

    August 17, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kematian Johannes Marliem Diduga Stres Kasus E-KTP

    Johannes Marliem saat bersalaman dengan Barack Obama

    Jakarta – Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menduga Johannes Marliem yang tewas di Amerika mengalami stres. Depresi itu disinyalir mencuat pasca namanya terseret kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

    “Saya liat indikasi itu jauh di depan bahwa dia sangat stress, karena mungkin proses ini,” ungkap Saut di kantornya, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

    Johannes diketahui merupakan Direktur PT Biomorf Lone LLC. Perusahaannya itu jadi pemasok produk Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) merek L-1 untuk Konsorsium PNRI, pelaksana proyek e-KTP. 

    Johannes disebut sebagai salah satu pengusaha yang ikut dalam proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun. Dalam proyek e-KTP, Johannes Marliem diduga telah diperkaya sebesar 14.8 juta dollar AS dan Rp 25,2 miliar.

    Lebih lanjut dikatakan Saut, ketika seseorang sudah menduduki posisi tinggi, dan namanya terseret dalam suatu kasus, dia akan mengalami stres. “Ketika ada transaksional atau ada kelompok di Indonesia menggeret dia, dia kan jadi korban. Kemudian dia stres, itukan wajar. High profile person itu tingkat stresnya tinggi,” ujar dia.

    Berdasarkan informasi dari otoritas setempat, kata Saut, Johannes sejauh ini tewas lantaran bunuh diri. Meski demikian, tak dipungkiri Saut, kematian Johannes itu tak bisa dilepaskan dari pengerjaan proyek pengadaan e-KTP yang berujung korupsi. Bahkan, korupsi itu diduga melibatkan sejumlah kalangan, mulai dari pihak swasta, pejabat Kemendagri, hingga anggota DPR.

    Padahal, sangat disayangkan lantaran Johannes salah satu anak bangsa yang patut dibanggakan lantaran berkarya di Amerika Serikat. Karena itu, sebut Saut, kematian Johannes seharusnya menjadi tanggung jawab bersama. Termasuk pemerintah Indonesia.

    “Tapi at the end kenapa dia jadi seperti itu, sebetulnya itu jadi tanggung jawab kita. Kenapa kita bikin id KTP yang seperti itu (dikorupsi). Sehingga kita mengorbankan diaspora kita di luar negeri,” ucap dia. 

    Pada kesempatan ini Saut pun membatah jika kematian Johannes Marliem terjadi lantaranan pihaknya membuka identitasnya. Menurut Saut, Johhanes justru muncul sendiri melalui pemberitaan media.

    “No no no, KPK nggak pernah membuka dia. Dia yang membuka dirinya sendiri kan. Kita nggak pernah membuka-buka. Kan dia yg ngomong ke media,” tandas Saut.

    Sementara itu, Ketua KPK, Agus Rahardjo menyebut jika pihaknya pernah menemui Johannes Marliem. Johannes, kata Agus, saat itu tak ingin keterangannya dicatat dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
    Karena itu keterangan Johannes tak dimasukkan ke dalam BAP.

    “Ya pernah (diperiksa), itu sudah dijelaskan oleh mas Febri (Juru Bicara KPK Febri Diansyah) ya. Dianya nggak mau (dituankan ke BAP),” tutur Agus.

    Terkait kematian Johannes, lanjut Agus, pihaknya berkoordinasi dengan penegak hukum setempat. Koordinasi itu diharapkan dapat membantu pengungkapan kasus. Termasuk pengungkapan kasus kematian Johannes dan kasus korupsi e-KTP.
     
    “Dia (penegak hukum di AS) akan memenemukan banyak hal pasti, nanti kita hubungkan setelah ada komunikasi dari mereka lagi. Kan pasti mereka menghubungi kita lagi,” kata Agus.

    Johannes Marliem sebelumnya dikabarkan tewas bunuh diri di kediamannya di Baverly Grove, Los Angeles, Amerika Serikat pada Jumat (12/8/2017) malam. Johannes disebut-sebut memiliki rekaman pembicaraan dengan sejumlah pejabat di Indonesia yang terlibat dalam proyek tersebut.

    TAGS : Johannes Marliem E-KTP KPK

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/20314/Kematian-Johannes-Marliem-Diduga-Stres-Kasus-E-KTP/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenaker: Jadikan HUT RI untuk Lunasi Janji Kemerdekaan
    Next Article KPK Kritisi Pemberian Remisi Koruptor oleh Kemenkumham
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.