Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Peran Konsumsi Rumah Tangga Besar, RI Berpeluang Terhindar dari Resesi
    Ekonomi

    Peran Konsumsi Rumah Tangga Besar, RI Berpeluang Terhindar dari Resesi

    August 21, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Peran Konsumsi Rumah Tangga Besar, RI Berpeluang Terhindar dari Resesi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Bencana wabah Covid-19 telah melumpuhkan perekonomian hampir seluruh negara, termasuk perekonomian Indonesia yang telah mengalami kontraksi hingga pertengahan tahun ini. Peluang terjadinya resesi semakin besar, namun bukan berarti tidak dapat dihindari.

    Ekonom senior dan pendiri CORE Indonesia, Hendri Saparini mengatakan, setiap negara mendapatkan dampak yang berbeda-beda tergantung kebijakan pemerintahnya. Hendri mengatakan, banyak juga negara yang dapat mengatasi ancaman resesi akibat Covid-19.

    “Banyak negara yang bisa menghadapi resesi akibat Covid-19 ini, tapi ada negara dengan respons yang tidak pas itu mereka menghadapi dampak yang jauh lebih dalam,” ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (21/8).

    Daya tahan perekonomian suatu negara dalam menghadapi badai Covid-19, kata dia, bergantung pada respons pemerintah. Seperti, Singapura sebagai negara yang perekonomiannya tergantung pada negara lain, maka akan sulit mengandalkan pertumbuhan dari sumber domestik.

    “Singapura, mau buat respons kebijakan yang secepat apapun tapi karena struktur ekonomi mereka itu tergantung kepada ekonomi lingkungan dia, selama Indonesia belum bangkit, Malaysia belum, dan sekitarnya, ya mereka akan sulit sekali,” jelasnya.

    Di sisi lain, Hendri melihat Indonesia berpeluang menghadapi kontraksi lebih dalam, karena punya kekuatan konsumsi domestik yang besar. Dengan 58 persen porsi konsumsi rumah tangga tersebut, maka masih ada peluang untuk menghindari resesi.

    “Indonesia semestinya kalau kita bisa enggak sih jangan terlalu dalam kontraksinya, karena ruang kita itu jauh lebih lebar dibanding setidaknya Singapura dan Malaysia, yang struktur ekonominya itu porsi dari investasi dan juga perdagangan internasional sangat besar,” tukasnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUU Cipta Kerja Lindungi Pekerja dari Radikalisme Ekonomi – KRJOGJA
    Next Article Penelitian Obat Covid-19 Unair Tetap Harus Diapreasiasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.