Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Antisipasi Ancaman Resesi, Kuncinya Kendalikan Pandemi
    Ekonomi

    Antisipasi Ancaman Resesi, Kuncinya Kendalikan Pandemi

    August 23, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Antisipasi Ancaman Resesi, Kuncinya Kendalikan Pandemi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Prediksi bahwa RI tinggal menunggu waktu untuk masuk ke jurang resesi bukan tanpa alasan. Potensi pertumbuhan ekonomi bakal kembali negatif karena penanganan Covid-19 belum maksimal.

    Berbeda dengan keyakinan menteri keuangan, ekonom senior Indef Didik J. Rachbini justru meyakini bahwa RI akan masuk jurang resesi. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal III akan terkontraksi lebih dalam. Penyebabnya, pemerintah dianggap tak serius menanggulangi pandemi. ”Indef tidak menduga sampai minus 5,32 persen. Di luar dugaan. Saya yakin kuartal III masuk resesi dan IV masuk lebih jauh lagi apabila penanganan seperti ini,” katanya.

    Didik mengimbau pemerintah perlu menyelamatkan masyarakat dulu. Setelah itu ekonomi akan membaik. Pemerintah, menurut dia, tidak bisa bermimpi mampu mengatasi resesi apabila tidak mengutamakan penanganan kesehatan.

    Baca juga: Ancaman Resesi Indonesia, Pertaruhan 1,5 Bulan Terakhir Kuartal III

    Contohnya adalah negara-negara lain yang telah terbukti berhasil menanggulangi pandemi. ”Negara-negara yang berhasil mengatasi atau mengendalikan pandemi seperti Tiongkok dan Vietnam lebih cepat pulih ekonominya daripada Indonesia saat ini,” ungkap dia.

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga pernah memproyeksikan situasi resesi. Itu didasarkan pada proyeksi ekonomi RI di kuartal III 2020 yang mencapai -1 persen. Lalu pada kuartal IV 2020 diproyeksikan tumbuh 1,38 persen.

    ”Kita perlu memompa lagi di kuartal III karena itu penentuan bagi kita. Pemerintah telah membelanjakan dari Rp 2.700 triliun anggaran yang sudah disiapkan, termasuk anggaran PEN (pemulihan ekonomi nasional, Red),” ujarnya.

    Baca juga: Potensi Tumbuh Negatif, Indonesia Dibayangi Ancaman Resesi

    Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Muhammad Faisal menganalisis, krisis kali ini terutama disebabkan adanya kontraksi terhadap sisi permintaan. Itu tidak terlepas dari pilihan orang untuk menahan konsumsi. Maka, berbagai usaha pemerintah untuk menormalkan daya beli masyarakat harus lebih gencar dan tepat sasaran.

    Lantas, bagaimana masyarakat menyikapi jika resesi benar terjadi? Ekonom Indef Bhima Yudhistira menyebutkan, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan. Di antaranya, masyarakat harus menyiapkan dana darurat. Pada situasi saat ini, masyarakat disarankan lebih banyak menabung.

    Untuk berinvestasi, masyarakat sebaiknya melirik aset-aset yang terbilang aman. Misalnya emas, surat utang pemerintah, hingga deposito yang menawarkan bunga stabil dan bisa dicairkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

    Baca juga: Ekonomi Mulai Membaik, Neraca Dagang Catat Surplus

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

     

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : dee/agf/c7/c9/fal


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRangkaian Sosialisasi 4 Pilar, Syarief Hasan Tekankan Sikap Toleransi
    Next Article Apa Yang Terjadi bila Resesi?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.