Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Saya Mendoakan Agar Indonesia Segera Bebas Covid-19
    News

    Saya Mendoakan Agar Indonesia Segera Bebas Covid-19

    September 5, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Saya Mendoakan Agar Indonesia Segera Bebas Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sebagai wujud syukur atas peran para ulama besar dalam menyebarkan Islam secara damai di tanah Jawa, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid melakukan ziarah kubur ke makam para wali yang telah mendakwahkan agama Islam di wilayah Pantai Utara (Pantura).

    Kali pertama makam ulama yang dikunjungi Jazilul Fawaid adalah makam Syekh Quro. Syekh yang menyebarkan agama Islam dan mendirikan pondok pesantren di Karawang, Jawa Barat, pada tahun 1418 Masehi atau 1340 Saka, itu juga memiliki sebutan Syekh Qurotul Ain. Sebutan lainnya adalah Syekh Hasanudin dan Syekh Mursahadatillah.

    Di makam yang berada di Pulo Bata, Desa Pulo Kalapa, Kecamatan Lemah Abang, Karawang, 4 September 2020, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu selama satu jam melafalkan doa agar sang ulama mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah dan keberkahan bagi semua ummat manusia.

    Selepas dari makam dari ulama yang suaranya merdu dalam melantunkan ayat-ayat suci Al Quran itu, Jazilul Fawaid melanjutkan ziarah kuburnya ke makam Sunan Gunung Jati. Makam dari ulama yang merupakan salah satu dari Wali Songo itu di Astana, Cirebon, Jawa Barat. Astana merupakan wilayah yang berada di antara Gunung Sembung dan Gunung Jati.

    Tak heran bila menuju ke makam yang berada di tingkat sembilan, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu menapaki anak tangga dan melewati sembilan pintu gerbang. Masing-masing pintu gerbang itu memiliki asma atau nama, yakni Gapura, Krapyak, Pasujudan, Ratna Komala, Jinem, Rararog, Kaca, Bacem, dan Teratai.

    Sebagai ulama yang dihormati oleh para ulama pendahulu dan saat ini, saat memasuki komplek makam Sunan Gunung Jati, alumni PMII itu melakukan apa yang seperti dilakukan oleh para peziarah lainnya, yakni melepaskan alas kaki. Di depan pusara dari ulama yang menyebarkan agama Islam di wilayah Jawa Barat, pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu memanjatkan doa dan tahlilan selama 90 menit.

    Ziarah kubur yang dilakukan oleh Jazilul Fawaid dikatakan bukan hanya sekadar melakukan ritual ibadah buat diri dan keluarganya saja. “Di setiap makam dari para ulama besar, saya selalu memanjatkan doa agar negeri ini selalu diberkahi oleh Allah,” ujarnya. “Saya juga mendoakan agar kita semua segera terbebas dari wabah Covid-19 beserta dampak-dampaknya,” tambahnya.

    Ia berharap jangan sampai karena pandemi Covid-19 membuat kita hilang kesabaran, muncul sikap saling tuding bahkan saling menyalahkan. “Para tokoh dan pemimpin  perlu menjaga sikap kebersamaan dan kegotong royongan,” harapnya.

    Ziarah kubur ke makam para ulama yang dilakukan, menurut Jazilul Fawaid tidak hanya memanjatkan doa keselamatan, namun dirinya juga belajar bagaimana para ulama dalam menyebarkan Islam dan membimbing ummatnya dilandasi dengan penuh rasa kesabaran.  “Tantangan yang dihadapi Sunan Gunung Jati dan Syekh Quro dalam berdakwah pada masa itu pastinya penuh dengan rintangan,” ungkapnya.

    “Pada masa itu agama yang berkembang di Jawa masih Hindhu dan Budha,” tambahnya. Namun berkat kesabaraan, mampu berakulturasi, dan tetap menghormati kepercayaan dan agama yang sudah ada, dakwah yang dilakukan oleh para ulama itu malah disambut masyarakat dengan sangat terbuka. “Penganut agama Islam pun bertambah,” paparnya.

    Para ulama, menurut Jazilul Fawaid, berkorban dengan ikhlas dan tulus untuk ummat. “Untuk itu dalam ziarah kubur ini kita ingin meneruskan dan menauladani semangat perjuangan tanpa pamrih untuk kebaikan semua,” paparnya.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemilihan Langsung atau Tidak, Mahfud MD Sebut Politik Uang Tetap Ada
    Next Article Cinta Bermekaran di Villa Samkwang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.