Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemilihan Langsung atau Tidak, Mahfud MD Sebut Politik Uang Tetap Ada
    News

    Pemilihan Langsung atau Tidak, Mahfud MD Sebut Politik Uang Tetap Ada

    September 5, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemilihan Langsung atau Tidak, Mahfud MD Sebut Politik Uang Tetap Ada 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan praktik money politic atau politik uang akan tetap ada meski pemilihan itu digelar secara langsung ataupun lewat DPRD. Mahfud mengeluhkan terkait praktik politik uang yang terus ada saat pemilihan.

    “Apakah di Pilkada itu ada money politic? Selalu ada. Ketika kita bicara kembali saja ke DPRD, money politic ada, ketika sekarang pemilihan langsung ada,” ujar Mahfud MD dalam diskusi secara virtual di Jakarta, Sabtu (5/9).

    Saat menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud pernah menuliskan pernyataan mengenai politik uang tersebut. Politik uang dibagi dalam beberapa tingkatan.

    “Kalau pilihan langsung kepada rakyat itu money politic-nya eceran, kalau lewat DPRD itu borongan. Kita bayar ke partai selesai. Kalau ke rakyat seperti sekarang ya bayar kepada rakyat pakai amplop-amplop satu per satu,” katanya.

    Meski begitu, Mahfud menyambut baik sistem Pilkada langsung ini. Sebab, meski di tingkat pusat misalnya satu partai tidak berkoalisi, namun di tingkat provinsi atau kabupaten/kota partai bisa berkoalisi

    “Misalnya PAN dengan PKS itu di atas (di tingkat pusat, Red) tidak cocok, di daerah tertentu bergabung. Demokrat dengan PAN di pusat tidak cocok, di bawah bergabung. PDIP dengan PKS di daerah tertentu bergabung. Itu bagus,” ungkap Mahfud.

    Dalam pemilihan langsung tidak ada yang namanya partai yang menjadi koalisi ataupun oposisi permanen. Sebab di provinsi, kabupaten/kota partai juga menjalin koalisi dalam mengusung kepala daerah.

    “Jadi tidak ada satu koalisi atau oposisi permanen terutama tidak ada lagi pengelompokan ideologi, yang satu ini Islam, satu sekuler, satu nasionalis, enggak ada sekarang bercampur di dalam Pilkada ini, yang penting ingin menang semua,” pungkas Mahfud.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBamsoet Dorong Masyarakat Beralih Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik
    Next Article Saya Mendoakan Agar Indonesia Segera Bebas Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.