Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pandemi Akan Mengubah Sistem Pemertahanan Ekonomi Bali
    Ekonomi

    Pandemi Akan Mengubah Sistem Pemertahanan Ekonomi Bali

    September 6, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pandemi Akan Mengubah Sistem Pemertahanan Ekonomi Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pandemi Akan Mengubah Sistem Pemertahanan Ekonomi Bali 2
    Akademisi dari Undiknas Prof. Gede Sri Dharma

    DENPASAR, BALIPOST.com – Sejak Indonesia merdeka bahkan sejak Belanda pertama kali datang ke Bali, di awal abad 20-an, memang Bali dikenal daerah lumbung beras. Tetapi justru dilihat orang asing dari sisi keindahan budayanya. Hal itu disiarkan ke seluruh dunia, jadilah Bali sebagai pulau pariwisata. Mulai terbangun sistem pariwisata budaya yang begitu kuat di Bali.

    “Sudah berapa kali ganti gubernur, ganti pemerintahan, ganti partai politik penguasa di Bali, tetap saja orientasinya pariwisata budaya,” tutur Akademisi dari Undiknas Prof. Gede Sri Dharma, Sabtu (5/9).

    Berbagai kepemimpinan orientasinya adalah pariwisata budaya. Untuk mengubah sesuatu yang “karatan” memang perlu kesadaran, karena mindset pariwisata budaya sudah tertanam. Karena pariwisata tidak melulu memiliki masa depan yang cerah, ada kalanya mengalami keterpurukan, seperti saat ini akibat dampak Covid-19.

    Perlu mitigasi untuk mencegah terjadinya risiko keterpurukan pariwisata. Caranya, momen pandemi dimanfaatkan untuk mengubah cara pandang orang Bali tentang pariwisata. Menurutnya, momen inilah yang akan membuat sistem pemetahanan ekonomi Bali terbentuk dengan sendirinya.

    “Biarkan mereka sendiri yang membentuk sistemnya sendiri. Kalau pemerintah mengatur, mereka kan tidak harus melihat pasar yang ada, pemerintah sekarang hanya melihat kemana arah dari masyarakat konsumen, kebutuhan masyarakat seperti apa?” bebernya.

    Sistem pemetahanan ekonomi yang terbentuk sendiri perlu kesadaran dari masyarakat bahwa bisnis yang harus dibangun tidak hanya pariwisata namun bisnis yang berbasis digital karena sesuai dengan protokol kesehatan.

    Penopang ekonomi Bali yang selama ini terkenal dengan sektor jasa, perlu diubah ke sektor produksi yang berbasis digital. “Kalau itu yang dikedepankan, saya yakin ekonomi bisa kuat. Negara yang kuat atau daerah yang kuat adalah daerah yang sektor produksinya lebih tinggi daripada konsumsinya,” ungkapnya.

    Selain itu, jalur investasi juga perlu dipermudah. Bahkan investor bisa datang dari orang Bali yang membentuk semacam konsorsium untuk berinvestasi di tanah kelahirannya sendiri. Maka dari itu, obligasi daerah harus dihidupkan karena pemerintah daerah bisa mengeluarkan obligasi.

    Masyarakat yang memiliki dana lebih dapat membeli obligasi pemerintah daerah dengan bunga yang lebih tinggi dari deposito bank sehingga masyarakat akan tertarik untuk membeli. Sementara pemerintah daerah akan mendapatkan dana dari penjualan obligasi tersebut. Dana bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur termasuk ekonomi.

    Obligasi daerah bisa menjadi system pemetahanan ekonomi jangka pendek ketika pariwisata Bali kolaps. “Tapi tidak banyak bupati, gubernur, walikota yang tahu tentang obligasi daerah ini, padahal UU telah mengijinkan pemerintah daerah mengeluarkan obligasi,” tandasnya.

    Terlepas menunggu tamu datang dari luar negeri, saatnya Bali berbenah. Suasana di jalan – jalan yang lengang merupakan kondisi Bali yang sesungguhnya tanpa pariwisata. Inilah momen yang tepat untuk mencari potensi lain selain pariwisata. Perlu ada riset, survey, riset terkait potensi di masing – masing daerah. Setelah dimaping, baru kemudian membuat strategi penguatan ekonomi Bali. (Citta Maya/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKasus COVID-19 Harian Nasional Masih di Atas 3.000 Orang
    Next Article Kendalikan Hama Tikus, Disbud Rencana Gelar ‘Ngaben Tikus’
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.