Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Apkrindo Sebut Warga Surabaya Turut Khawatir dengan PSBB Jakarta
    Ekonomi

    Apkrindo Sebut Warga Surabaya Turut Khawatir dengan PSBB Jakarta

    September 19, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Apkrindo Sebut Warga Surabaya Turut Khawatir dengan PSBB Jakarta 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – September adalah bulan yang sulit bagi para pelaku usaha di bidang kafe dan restoran. Sebab, PSBB (pembatasan sosial berskala besar) diterapkan di DKI Jakarta. Kebijakan di ibu kota itu berimbas pada pasar Surabaya.

    Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur (Jatim) Tjahjono Haryono mengatakan, sebenarnya sejak Agustus lalu ada kenaikan permintaan. Meski, peningkatannya belum terlalu signifikan. Tapi, situasi yang menunjukkan perbaikan tersebut justru tidak terasa pada September.

    “Pada bulan ini malah terjadi penurunan, khususnya setelah DKI Jakarta menerapkan PSBB, warga atau masyarakat di Surabaya dan sekitarnya turut khawatir dengan kondisi tersebut,” ungkapnya Jumat (18/9).

    Padahal, sejak pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya hingga berakhir pada 8 Juni lalu, dampaknya terhadap industri food and beverage (F&B) signifikan. “Bahkan, setelahnya, sales industri F&B sangat berat untuk kembali ke kondisi 50 persen,” ujar Tjahjono.

    Ditambah, perwali masih memberlakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Salah satunya, pembatasan jumlah customer yang harus 50 persen dari total kapasitas. Jadi, hingga kini belum ada indikasi peningkatan karena belum membaiknya penjualan.

    Walau demikian, sampai akhir tahun pihaknya optimistis kinerja industri F&B masih bisa menunjukkan perbaikan. “Harapan kami, awal November bisa terjadi kenaikan. Tapi, semua tetap bergantung pada kondisi pandemi,” tuturnya.

     


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank Mandiri Targetkan 400 Ribu Adopsi Kartu Contactles di Akhir 2020
    Next Article Ekonomi Lebih Lekas Sehat jika Wabah Cepat Tertangani
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.