Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Di Tengah Pandemi, Budidaya Rumput Laut Berkembang Pesat di Lembongan
    Ekonomi

    Di Tengah Pandemi, Budidaya Rumput Laut Berkembang Pesat di Lembongan

    September 20, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Di Tengah Pandemi, Budidaya Rumput Laut Berkembang Pesat di Lembongan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Di Tengah Pandemi, Budidaya Rumput Laut Berkembang Pesat di Lembongan 2
    Salah satu areal budidaya rumput laut di Lembongan, Nusa Penida. (BP/Gik)

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pandemi COVID-19 membuat pariwisata sulit untuk pulih dengan cepat. Ini terlihat di kawasan pariwisata seperti di Lembongan, Nusa Penida.

    Namun, yang menarik, di tengah pariwisata yang sulit bangkit, justru budidaya rumput laut yang sekarang berkembang pesat. Bahkan, areal tanam budidaya rumput berkembang luas di sekitar Lembongan.

    Bendesa Lembongan Made Sukadana, baru-baru ini, menyampaikan kalau perkembangan budidaya rumput telah menjadi keajaiban bagi warga setempat. Menurutnya, rumput laut saat ini sedang booming, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejak tahun 1983 sampai tahun 2016, menurutnya tidak pernah sebooming ini. Lahan untuk budidaya berkembang pesat, menjadi cukup luas.

    “Karena dari sebelah barat jembatan dulunya tidak pernah ada areal tanam rumput laut, karena memang tidak bisa hidup. Tetapi semua areal hingga ke barat jembatan itu, sekarang sudah menjadi areal tanam. Bahkan hidupnya bagus,” kata Sukadana.

    Perkembangan budidaya pada areal tanam baru, dikatakan hasilnya juga cukup bagus. Ini jarang terjadi dalam proses pengembangan dalam budidaya rumput laut, yang sering terancam hama dan cuaca. Tetapi, di tengah pandemi ini, itu justru terjadi dan cukup membantu warga setempat. Dia menegaskan, kalau kepercayaan warga setempat, setiap ada karya di Pura Dalem Lembongan dan Pura Sakenan, budidaya rumput laut meningkat tajam. Demikian pula harga pasti relatif stabil.

    “Tetapi, itu sebuah kepercayaan, karena realitanya sekarang rumput laut berkembang cukup bagus di Lembongan,” tegasnya.

    Saat pandemi ini, kemudian dikatakan sempat ada karya di Pura Sakenan. Malah hampir sampai ke sekitar Pura Sakenan, dikatakan arealnya menjadi cukup bagus untuk budidaya. Ini belum pernah terjadi dalam budidaya rumput laut seperti sekarang, dimana areal tanam cukup banyak dan luas. Bahkan tumbuhnya rata-rata juga bagus. Dia berharap ini bisa bertahan lama, dan bisa menjadi sinergi dengan pariwisata.

    Sehingga rumput laut ke depan bisa menjadi kemasan pariwisata budaya, termasuk bagaimana ini menjadi kesempatan baik untuk terus memperkenalkan potensi rumput laut, ketika pariwisata ke depan pulih lagi. Agar menjadi saling menguatkan, bukan justru saling meniadakan. “Kalau wisnunya (wisatawan nusantara) sudah ada. Tetapi situasi Covid-19 di Bali saat ini sedang tinggi-tingginya. Kami hanya berharap Lembongan tetap menjadi wilayah zero Covid-19,” jelas Sukadana.

    Sementara untuk harga rumput laut, saat ini dikatakan masih cukup stabil. Harganya berada pada kisaran Rp 12,5 ribu sampai Rp 13 ribu per kg. Pandemi ini juga membuat pihaknya bersama warga setempat tetap belajar, bahwa tidak bisa semata-mata mengandalkan pariwisata. Sebab, pariwisata begitu rentan dengan kondisi global yang berimbas cepat pada keberlangsungannnya. Dia berharap ini bisa terus berkembang dan sementara mampu menopang ekonomi warga di tengah kesulitan bertahan hidup karena pandemi. (Bagiarta/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasker Dinilai Lebih Efektif Ketimbang Vaksin COVID-19
    Next Article Gubernur Koster Siap Fasilitasi Permodalan dan Pengadaan Alat Perajin Arak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.