Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Cara Cerdas Investasi Obligasi Saat Pandemi
    Ekonomi

    Cara Cerdas Investasi Obligasi Saat Pandemi

    September 21, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cara Cerdas Investasi Obligasi Saat Pandemi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Di situasi new normal seperti saat ini banyak sekali rencana liburan yang harus ditunda. Yang tadinya ingin belanja saat liburan, harus menunda hingga keadaan lebih kondusif. Uang yang sudah terkumpul dan dialokasikan untuk liburan dan belanja ke luar kota ataupun ke luar negri terpaksa mengendap di rekening tabungan. Lebih baik uang tersebut tidak mengendap di rekening tabungan tapi investasi obligasi. Bunga yang ditawarkan untuk investasi di obligasi lebih tinggi daripada deposito.

    Investasi obligasi pemerintah memiliki resiko rendah, bunga investasi di atas deposito, dan bersifat likuid karena bisa diperjualbelikan di pasar sekunder. Berinvestasi di obligasi dijamin oleh undang-undang untuk pembayaran kupon dan pokoknya. Resiko gagal bayar lebih kecil dibanding instrumen lainnya. Investasi di obligasi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menempatkan uang liburan yang tidak terpakai karena situasi pandemi covid 19 ini.

    Apa yang dimaksud dengan obligasi pemerintah? Obligasi pemerintah merupakan suatu surat pernyataan utang yang diterbitkan pemerintah Indonesia. Obligasi pemerintah ini dikelompokkan menjadi dua. Yang pertama berdasarkan jenis pembeli saat pertama kali ditawarkan yaitu ritel dan non ritel. Yang kedua berdasarkan akadnya yaitu konvensional (obligasi) dan syariah (sukuk).

    Bagaimana cara obligasi pemerintah diperjualbelikan? Obligasi ritel ditawarkan pada saat IPO (Initial Public Offering). Penawaran ini dilakukan oleh penerbit obligasi (issuer) kepada investor di primary market. Untuk obligasi non ritel penjualan dilakukan di secondary market setelah IPO selesai. Nantinya investor yang membeli obligasi pemerintah ini akan mendapatkan pembayaran kupon secara berkala hingga waktu yang ditentukan. Bila obligasi jatuh tempo maka issuer akan membayar 100 % harga obligasi yang dibeli pada saat IPO.

    Secondary bond yang bisa diperjualbelikan ke sesama investor adalah Fixed Rate ( FR ) dan INDON. Fixed Rated (FR) adalah surat berharga yang diterbitkan Negara Republik Indonesia berupa surat pengakuan utang dalam mata uang Rupiah yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya sesuai dengan masa berlakunya.

    Obligasi negara valas (INDON) adalah surat berharga yang diterbitkan Negara Republik Indonesia berupa surat pengakuan utang dalam mata uang valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya sesuai dengan masa berlakunya.

    Pembelian di secondary bond dapat diperjualbelikan mulai dari Rp 1.000.000. Anda bisa melakukan pembelian obligasi di secondary bond melalui aplikasi digibank by DBS.

    Cara investasi obligasi di aplikasi digibank by DBS :
    1. Nasabah melakukan login ke aplikasi digibank by DBS. Masuk ke halaman pembelian obligasi SBN dan memilih salah satu produk obligasi di pasar sekunder.
    2. Lihat detail informasi produk lalu isi nominal pembelian. Secara otomatis sistem akan menghitung total dana yang harus dibayarkan.
    3. Aplikasi digibank by DBS akan menampilkan halaman konfirmasi. Nasabah melanjutkan dengan menyetujui syarat dan ketentuan lalu masukkan password untuk konfirmasi dan verifikasi otentikasi.
    4. Portfolio nasabah akan bertambah setelah setelmen. Nasabah dapat melihat transaksi yang dilakukan di histori transaksi.

    Tunggu apalagi? Ayo download aplikasi digibank by DBS dan lakukan transaksi pembelian obligasi. Anda bisa mengembangkan uang liburan yang tidak terpakai di instrumen obligasi pemerintah saat pandemi covid dengan aman dan mudah. Semua dapat dilakukan hanya lewat aplikasi digibank by DBS. Untuk info lengkap seputar investasi obligasi bisa cek di go.dbs.com/obligasi.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKTM uji kendaran RC baru mereka
    Next Article Seniasih Giri Prasta Panen dan Serahkan Tanaman Urban Farming di Kuta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.