Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»UK Petra Ajarkan Digital Entrepreneurship
    Ekonomi

    UK Petra Ajarkan Digital Entrepreneurship

    September 25, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    UK Petra Ajarkan Digital Entrepreneurship 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dalam rangka memperingati ulng tahun ke-13 Program Finance and Investment UK.Petra mengadakan webinar Digital Enterepreneurship Next Steps Starting Now.  Dalam perayaannya itu, UK Petra Program Finance and Investment mengadakan Webinar Digital Entrepreneurship Next Steps, Starting Now. Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda bangsa mengenai dunia perbankan, digital dan fintech serta mendorong generasi muda untuk lebih terbuka terhadap teknologi dan dunia digital dalam mengembangkan start up business.

    “Tujuannya adalah menjadi digital leaders, salah satu aspek digital leaders adalah harapannya bisa memaksimalkan pemanfaatan berbagai teknologi digital untuk memaksimalkan bisnis startup. Itu bisa dimaksimalkan. Saya berharap teman-teman mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Rektor UK Petra Djwantoro Hardjito dalam acara tersebut, Jumat (25/9).

    I Gede Raka Arimbawa selaku RCEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3,  menambahkan pengajaran ekonomi digital merupakan sebuah keharusan di dunia yang semakin berkembang dengan cepat ini. “Digitalisasi ini harus kita lakukan. Kita harus tiba duluan di masa depan, ktia harus tiba duluan, kita harus mulai dari sekarang dan itu yang kita lakukan di Mandiri,” tutur dia.

    Kemudian, Director of Venture Fund  Mandiri Capital Indonesia Joshua Agusta selaku pembicara, mengatakan bahwa dalam membuat startup tidaklah semudah yang dibayangkan. Berdasarkan data Harvard Business School, dalam setahun saja 95 persen startup berakhir dengan kegagalan.

    “Jadi secara statistik 95 persen dari startup itu gagal, di awal tahun pertama itu 100 persen, sisanya cuma 5 persen (yang bertahan) di akhir tahun, itu di tahun ke 2 atau 3 biasanya tinggal 1 persen,” ungkap dia.

    Dia pun membeberkan, alasan kenapa banyak startup yang gagal dalam menjalankan usahanya. Salah satunya adalah terkait dengan adaptasi yang cepat dengan kebutuhan pasar.

    “Jadi mereka yang ngga bisa adaptasi dengan cepat ke market itu biasanya mereka akan mati, mereka yang mencoba untuk create something yang menurut pemiliknya dibutuhkan oleh market tapi validasinya salah, akhirnya market bilang ngga (butuh produk atau jasa yang ditawarkan), marketnya ngga ketemu, antara produk dan market need ngga ketemu dan akhirnya mereka gagal,” jelasnya.

    Akhirnya, banyak dari mereka yang gulung tikar karena para startup tersebut membuat sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, menurut dia, menemukan kebutuhan pasar memerlukan waktu yang tidak sebentar, di mana hal tersebut lah yang paling menantang di antara seluruh tahap awal mengembangkan startup.

    “Matching antara produk atau servis sama market needs yg sebenernya ada, itu yang paling susah. Misalnya, karena mereka (startup) tetap melakukan hal yang sama, tetap diterusin akhirnya cash abis dan gulung tikar,” tambahnya.

    Selain itu, di kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, banyak startup yang memutuskan tutup. Pada awal mengembangkan startup, metode seperti bakar uang banyak dilakukan, tapi untuk sekarang tidak ada lagi dan lebih kepada resistensi dan stabilitas pendapatan perusahaan.

    “Jadi pandemi seperti ini harus ada new habit adopt itu resiliensi yang lebih penting daripada sekedar pertumbuhan. Yang akan dilihat adalah perusahaan startup yang steady, tapi lebih ke arah kira-kira ketika dihadapkan dengan pandemi, mereka bisa bertahan ngga, mereka ada profitability atau tidak, punya cash management yang bagus atau tidak. Mungkin sebelumnya itu jarang dilihat oleh investor, post Covid kita akan mulai melihat hal-hal itu,” jelas dia.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Saifan Zaking, ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasakan Rumahan Paling Laris Selama Pandemi, Ini Resep Sukses Ala Chef
    Next Article Sandiaga Uno Sebut 80 Persen Emak-emak Sukses di UMKM
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.