Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pemerintah Dorong Tambah Kapasitas Produksi Alat Tes PCR Dalam Negeri
    Ekonomi

    Pemerintah Dorong Tambah Kapasitas Produksi Alat Tes PCR Dalam Negeri

    October 4, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Dorong Tambah Kapasitas Produksi Alat Tes PCR Dalam Negeri 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sembari menunggu vaksin, pemerintah mengupayakan percepatan produksi alat rapid dan tes PCR dalam negeri. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Bio Farma secara khusus mendapat tugas itu.

    “BPPT dan Bio Farma silakan menyusun list apa saja yang dibutuhkan dan impor produk apa saja yang kita batasi,” kata Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia meminta kapasitas produksi domestik dapat diutamakan terserap terlebih dulu. Impor baru dilakukan apabila produksi dalam negeri sudah tidak mencukupi.

    Luhut juga meminta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mendorong agar industri-industri dalam negeri juga mulai masuk dalam sektor farmasi.

    Baca juga: Jumlah Tes PCR Per Pekan, Hanya Lima Provinsi Penuhi Standar WHO

    Agus mengungkapkan, saat ini kapasitas produksi alat tes PCR Bio Farma sudah mencapai 1,5 juta per bulan dan masih bisa ditingkatkan hingga 3,5 juta per bulan. Yang menjadi perhatian adalah stok reagennya. ”Reagen ini saya minta Pak Honesti (Dirut Bio Farma Honesti Basyir, Red) untuk juga produksi dalam negeri,” kata Agus.

    Reagen merupakan senyawa yang diperlukan untuk melakukan ekstraksi pada proses pengecekan spesimen. Reagen berisi sejumlah senyawa kimia untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit Covid-19.

    Baca juga: Biaya Swab Test Mandiri Dibatasi Maksimal Rp 900 Ribu

    Kepala BPPT Hammam Riza menyebutkan, BPPT telah mampu meningkatkan produksi tes rapid hingga lebih dari 2 juta alat per bulan. Dengan asumsi kebutuhan yang proyeksinya 6 juta per bulan dengan perkiraan 200 tes per hari kali 30 hari.

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

     


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article2 Fraksi Tolak RUU Ciptaker ke Paripurna, Airlangga Buka Pintu Dialog
    Next Article Resmi Dibawa Ke Paripurna, Airlangga Ungkap Keuntungan RUU Ciptaker
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.