Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Di Masa Krisis Seperti Ini, Industri Sulit Terima Kerja Lulusan Baru
    Ekonomi

    Di Masa Krisis Seperti Ini, Industri Sulit Terima Kerja Lulusan Baru

    November 11, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Di Masa Krisis Seperti Ini, Industri Sulit Terima Kerja Lulusan Baru 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Di masa pandemi seperti sekarang ini, terjadi krisis perekonomian di hampir semua negara. Bahkan, Indonesia sendiri pada kuartal ketiga resmi resesi di angka -3,49 persen.

    Mengenai hal ini, Sosiolog dan Pengajar Vokasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati pun mengungkapkan dari kajiannya, para pelaku industri saat ini lebih memilih untuk menggunakan tenaga profesional, ketimbang lulusan baru.

    “Industri lagi kacau balau, jadi apa yang terjadi dalam konteks SDM, kami melakukan banyak PHK, kami memilih untuk menggerakkan mesin kami, kita lebih memilih mantan profesional daripada freshgraduate,” jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Peta Jalan Pendidikan secara virtual bersama Komisi X DPR, Rabu (11/11).

    Alasannya adalah perilaku lulusan generasi saat ini yang dirasa tidak siap untuk masuk ke dunia kerja, terutama dalam urusan soft skill-nya. Maka dari itu, lebih baik memilih orang yang telah berpengalaman untuk mendukung kinerja perusahaan.

    Baca juga: Xiaomi Bakal Rekrut 5.000 Orang Engineer di Tengah Pandemi Covid-19

    Maka dari itu, hal ini merupakan pekerjaan rumah bagi seluruh pihak di bidang pendidikan untuk bisa meningkatkan kualitas daripada para lulusan di masa mendatang, agar lebih siap di dunia kerja.

    “Ini menjadi catatan serius, bagaimana industri kita bisa tertolong jika SDM institusi pendidikan tidak bisa menjawab itu. Maka dari itu, kita harus belajar dari negara yg sukses, seperti Finlandia dan Jepang, walaupun mereka itu pasti juga ada celahnya,” tutupnya.

     

    Saksikan video menarik berikut ini:


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGM “recall” 194.105 kendaraan lantaran oli transmisi bocor
    Next Article Honda buka diler baru di Batam sambut kenaikan pangsa pasar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.