Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bali Era Baru Lahirkan SDM ‘’Entrepreneur’’
    Ekonomi

    Bali Era Baru Lahirkan SDM ‘’Entrepreneur’’

    November 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bali Era Baru Lahirkan SDM ‘’Entrepreneur’’ 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bali Era Baru Lahirkan SDM ‘’Entrepreneur’’ 2
    I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa. (BP/may)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Tahun 2020 merupakan dua tahun kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Hal ini menjadi kajian yang menarik untuk dibahas berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) oleh Pemerintah Provinsi Bali.

    Bali hidup dari sektor pariwisata, tetapi pariwisata juga seharusnya memberi kontribusi terhadap kebangkitan SDM Bali yang mampu menumbuhkan jiwa entrepreneur generasi muda Bali agar tidak hanya menjadi penonton.

    Dewan Pembina Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa menegaskan, Peraturan Gubernur (Pergub) Bali yang telah dikeluarkan Gubernur Koster telah mampu merangsang tumbuhnya jiwa-jiwa entrepreneur. IHGMA sendiri, katanya, memiliki divisi pengembangan SDM (sumber daya manusia). ‘’Tugas IHGMA adalah memberdayakan anggota GM (general manager – red). Jika GM sudah diberdayakan, di-upgrade skill dan knowledge-nya, tentunya mereka juga akan bisa meng-upgrade memberinya atau karyawannya,’’ ujar Darma Suyasa, Rabu (11/11).

    Menurut Darma Suyasa, salah satu misi IHGMA adalah membentuk GM lokal mampu bersaing di pasar global, sehingga pengembangan SDM menjadi hal yang sangat krusial dan essensial yang harus dilakukan. Ia mengatakan, saat ini GM hotel yang ada di Bali sebagian besar adalah orang lokal yang bekerja di hotel bintang 4 dan 5, bahkan chain internasional, meskipun masih ada ekspatriat.

    Namun, GM ekspatriat itu pun bukannya tidak berkontribusi terhadap pengembangan SDM Bali. “Jika dilihat dari sisi positif, SDM lokal dapat belajar dari SDM ekspatriat tersebut baik terkait etos kerja dan sebagainya,” katanya.

    Darma Suyasa menambahkan, pengembangan SDM GM ini sejalan dengan program Pemprov Bali, mengembangkan SDM yang berjiwa entrepreneur. Karena dalam pelatihan dan pemberdayaan skill SDM GM, mencakup di dalamnya jiwa entrepreneurship.

    Di hotel sendiri, jiwa entrepreneurship secara tidak langsung telah diasah. “Dalam industri hotel, tentunya mengejar profit, memaksimalkan reveneu, mengontrol cost, monitor expend sehingga menghasilkan profit,” katanya.

    Secara alamiah, lanjut Darma Suyasa, sudah terjadi proses entrepreneurship di dalamnya (intrapreneurship). Sementara pengembangan keluar, perlu dilakukan pelatihan-pelatihan yang bisa difasilitasi oleh pemerintah.

    Kerja sama yang terbangun antara pariwisata dengan bidang atau sektor di luar pariwisata juga akan merangsang tumbuhnya jiwa entrepreneur pada sektor di luar pariwisata. Salah satu syarat hotel lolos verifikasi CHSE (Clean, Health, Sustainable, Environment) dalam formulir verifikator, sesuai dengan Pergub Bali, salah satunya ada unsur pemanfaatan produk lokal.

    “Ini menjadi salah satu daya dorong agar pariwisata bisa menyerap produk industri apa pun yang ada di Bali. Jangan sampai pariwisata hanya menjadi leading sector. Memang dia leading sector, tetapi harusnya dia bisa menarik semua industri di luar bidang pariwisata bersama-sama dengan pariwisata mencapai tujuannya. Jangan sampai ada dikotomi antara pariwisata dan pertanian,” katanya.

    Menurut Darma Suyasa, prinsip yang harus dipegang dalam pengembangan pariwisata dan SDM Bali yaitu cenik lantang lais tileh. Bali yang kecil, selain laris, usianya atau keberlanjutannya harus panjang.

    Keberlanjutannya ini dengan menyerap sumber daya yang ada di Bali, harus dikonsumsi internal, sehingga semua sektor yang ada di Bali terlibat. “Hal ini menciptakan peluang-peluang usaha dan merangsang munculnya jiwa wirausaha, sehingga sudah tepat yang dilakukan Gubernur Bali. Tinggal konsisten, kontrol, monitor,” tegasnya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAnugerah Bintang Mahaputera 6 Hakim Konstitusi Tak Ganggu Independensi
    Next Article Bank BPD DIY Permudah Transaksi Sekolah dengan CMS – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.