Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Tak Kunjung Berangkat ke Kapal Pesiar, Gede Duta Pilih Jadi Petani
    Ekonomi

    Tak Kunjung Berangkat ke Kapal Pesiar, Gede Duta Pilih Jadi Petani

    December 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tak Kunjung Berangkat ke Kapal Pesiar, Gede Duta Pilih Jadi Petani 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tak Kunjung Berangkat ke Kapal Pesiar, Gede Duta Pilih Jadi Petani 2
    Made Gede Duta saat menanam padi di sawah di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh. (BP/nik)

    GIANYAR, BALIPOST.com – Pandemi COVID-19 memang telah merubah roda perekonomian. Bahkan banyak yang harus banting stir dari pekerjaan sebelumnya.

    Seperti I Made Gede Duta yang sebelumnya bekerja di kapal pesiar, kini harus menjalankan kehidupan sebagai petani. Pemuda 25 tahun ini pun tengah menggarap lahan seluas 45 are warisan orangtuanya di Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.

    Pemuda akrab sapaan Made Dudut ini menjelaskan sebelumnya sudah beberapa kali berangkat kapal pesiar. Namun akibat pandemi yang melanda akhirnya profesi ini sementara tidak bisa dilanjutkan. “Rencananya saya berangkat lagi pada Maret, namun karena pandemi, jadi tidak bisa diberangkatkan,” keluhnya.

    Diakui kondisi yang berlarut dalam beberapa bulan itu sempat membuatnya stress. Apalagi sampai saat ini tidak ada kabar kapan ia akan diberangkatkan. “Terus mundur-mundur akhirnya sudah sampai setahun saya dirumah, juga belum ada kejelasan,” ujarnya.

    Dudut mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi ini. Sementara kebutuhan sehari-hari harus tetap terpenuhi.

    Di tengah kebimbangan itu akhirnya ia memutuskan untuk kembali menggarap lahan sawah warisan orangtuanya. “Selama ini sawah diurus sama ibu saya, dan hasilnya pun tidak menentu karena tidak fokus merawatnya,” jelasnya.

    Di tengah situasi itu sempat ada yang menawarkan untuk membeli lahan warisan orangtuanya itu, namun langsung ditolak. Karena ia memilih untuk menggarapnya sendiri. “Saya tidak malu kalau harus bertani, memang lebih baik lahan ini saya garap sendiri,” katanya.

    Mengawali menjadi petani sempat dirasa berat. Namun kini tangannya mulai terampil menanam benih padi di petak sawah seluas 45 are.

    Ia menanam sendiri tanpa dibantu atau mencari jasa tukang tanam. Semenjak kembali menggarap, ia sudah merasakan tiga kali panen. Hasil yang didapat, menurutnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhannya. “Dari 45 are lahan, sekali panen kurang lebih saya dapat 2,5 ton gabah, kalau diuangkan 7jutaan lah kotor,” ujar Made Duta yang telah ditinggal oleh ayahnya sejak SD.

    Diakui hasil panen yang ia dapat untungnya memang tipis, karena harus potong biaya traktor, biaya obat-obatan, pupuk, dan lainya. Padahal untuk menanam padi ia lakukan sendiri.

    Diakuinya keuntungan dari menggarap sawah ini memang kurang, tetapi untuk sampingan dan situasi mendesak seperti pandemi ini sangat mencukupi, “Saya sih berharap situasi normal kembali, keuntungan di sini sangat tipis, tapi cukuplah untuk beli kuota dalam situasi seperti ini,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDawam–Azwar Ungguli Survei Pilkada Lamtim
    Next Article 43 TPS Berpotensi Lakukan Pemungutan Suara Ulang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.