Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pimpinan Daerah Terpilih Diingatkan Tantangan ke Depan Amat Sangat Berat
    Ekonomi

    Pimpinan Daerah Terpilih Diingatkan Tantangan ke Depan Amat Sangat Berat

    December 11, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pimpinan Daerah Terpilih Diingatkan Tantangan ke Depan Amat Sangat Berat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pimpinan Daerah Terpilih Diingatkan Tantangan ke Depan Amat Sangat Berat 2
    Prof. Ramantha. (BP/dok)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di enam kabupaten/kota di Bali telah usai. Tinggal menunggu hasil, meski dari proses hitung cepat telah terlihat siapa pasangan calon (paslon) yang unggul di masing-masing daerah.

    Namun, para paslon yang dipercaya masyarakat menjadi pemimpin untuk lima tahun ke depan sejatinya belum bisa berpuas diri. Pasalnya, ada tantangan besar yang harus dihadapi sebagai pemimpin di tengah pandemi, yakni menjaga stabilitas ekonomi di daerahnya. “Tantangan ke depan amat sangat berat, karena dari sudut pandang ekonomi Bali ada pada kondisi yang lebih parah dibandingkan dengan rata-rata nasional dan lebih parah dibandingkan dengan beberapa daerah yang lain,” ujar akademisi Universitas Udayana (Unud) Prof. Wayan Ramantha, Kamis (10/12).

    Untuk menapaki perjalanan kepemimpinan tersebut, kata Ramantha, diperlukan pemimpin visioner yang bisa memikirkan ide-ide kreatif untuk menyeimbangkan ekonomi Bali secara geografis. Karena seperti diketahui, Bali Utara, Timur dan Barat amat sangat tertinggal dibandingkan dengan Bali Selatan. “Diperlukan pemimpin baru Bali Timur maupun di Barat yang memiliki ide-ide memajukan perekonomian daerahnya masing-masing supaya seimbang dan tidak terlalu pincang. Dalam jangka waktu yang lama, posisinya harus setara dengan Bali Selatan,” katanya mengingatkan.

    Ramantha menambahkan, setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda, maka ide kreatif para pemimpin baru sangat diperlukan untuk menyeimbangkan ekonomi mereka yang notabene tidak hanya bisa mengandalkan sektor pariwisata saja seperti di Bali Selatan, melainkan harus mencari ide menggarap sektor ekonomi lain.

    Ia menegaskan, Bali memang identik dengan pariwisata. Di semua wilayah di Bali, pariwisata memang harus berkembang. Bersamaan dengan itu, harus dikombinasikan dengan sektor lain yaitu pertanian, perdagangan dan jasa. “Jadi itu yang harus menjadi program strategis mereka dalam lima tahun ke depan dalam rencana pembangunan jangka menengah, harus menyeimbangkan sektor geografis dengan sektor ekonomi,” katanya.

    Menurut Ramantha, pelayanan kepada masyarakat dalam hal memajukan sektor swasta harus menjadi program para paslon terpilih. Pelayanan perizinan yang cepat, seiring dengan adanya UU Omnibus Law, tidak akan berarti apa-apa jika pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak mampu mengimplementasikannya pada dunia usaha di daerahnya masing-masing.

    Harus ada strategi agar pelayanan pada masyarakat di bidang ekonomi semakin menggeliat. Pelayanan yang cepat, tidak berbelit-belit, akan sangat membantu sektor swasta di daerahnya masing-masing. Jika sektor swasta maju tentu akan meningkatkan pajak dan PAD, sehingga pemimpin lebih mudah dalam menjalankan program-programnya. “Karena ke depan anggaran harus berasal setinggi-tingginya dari PAD, sehingga mempermudah perizinan dan memfasilitasi sektor swasta, baik dari sisi teknologi maupun marketing akan sangat membantu dunia usaha,” tegasnya.

    Ramantha mengingatkan, koordinasi pemimpin daerah kabupaten/kota dengan provinsi dan pusat harus harmonis. Saat pilkada, mereka boleh berbeda warna, tetapi ke depan mereka adalah pemimpin daerah Bali yang harus berkoordinasi memajukan daerahnya. “Koordinasi harus harmonis menuju one island management,” katanya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTahun Ini, Populasi Sapi Bali Diharapkan Meningkat Segini
    Next Article Amnesty Nilai Pendekatan Keamanan dalam Merespons Pandemi Berlebihan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.