Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Gubernur Koster “Groundbreaking” Pelabuhan Bias Munjul Ceningan
    Ekonomi

    Gubernur Koster “Groundbreaking” Pelabuhan Bias Munjul Ceningan

    December 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gubernur Koster "Groundbreaking" Pelabuhan Bias Munjul Ceningan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gubernur Koster "Groundbreaking" Pelabuhan Bias Munjul Ceningan 2
    Gubernur Koster groundbreaking Pelabuhan Bias Munjul, Ceningan, Selasa (29/12). (BP/gik)

    SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pengerjaan Pelabuhan Bias Munjul, di Pulau Ceningan, Desa Lembongan, Nusa Penida, akhirnya dapat direaliasasikan tahun ini. Pembangunannya ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Bali Wayan Koster, bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Budi Setiadi dan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Selasa (29/12).

    Pelabuhan ini akhirnya mampu menjawab harapan besar masyarakat terhadap keberadaan pelabuhan yang layak, nyaman dan aman. Usai peletakan batu pertama, Gubernur Koster menyampaikan sejak awal sangat tertarik dengan keberadaan gugusan pulau di Nusa Penida.

    Wilayah ini memiliki nilai spiritual yang tinggi dan aktivitas masyarakat pun makin tinggi seiring majunya Nusa Penida karena pariwisata. Namun, di balik semua itu, permasalahannya juga cukup besar. Yakni, tidak adanya pelabuhan penyebrangan yang layak.

    Gubernur Koster mengaku sangat prihatin melihat aktivitas masyarakat yang berjuang susah payah naik boat hanya untuk ke Nusa Penida. “Saya terispirasi saat nyeberang dari Sanur ke Nusa Penida tahun 2017, saya lihat langsung permasalahan masyarakat kita di sini. Naik boat cukup susah. Sampai angkat-angkat kain, basah-basahan. Belum lagi saat ada piodalan di Pura Dalem Ped. Apalagi, saat banyak yang berwisata ke Nusa Penida. Aktivitas krama Bali dan wisatawan ke Nusa Penida ini semakin tinggi. Sejak saat itu, saya ingin berbuat untuk Nusa Penida. Walaupun disini saya kalah waktu Pilgub lalu,” kata Gubernur Koster.

    Itulah sebabnya, Gubernur Koster ingin mewujudkan Pelabuhan Segitiga Sanur, Nusa Gede (Sampalan) dan Bias Munjul di Ceningan. Ketika disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo, rupanya ide besarnya ini mendapat perhatian besar. Respons presiden antusias, sehingga dalam waktu setahun sudah bisa direalisasikan lewat Kementerian Perhubungan RI.

    “Ini semua dibangun bukan karena saya kalah saat Pilgub di Klungkung, tetapi saya ingin menjawab kebutuhan masyarakat. Saya berusaha objektif melihat persoalan. Tidak mudah mewujudkan tiga pelabuhan sekaligus,” tegasnya.

    Gubernur Koster berharap PT Nindya Karya agar mengerjakan proyek ini dengan maksimal dan tepat waktu. Agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama. Ikuti desainnya yang sudah sangat bagus, agar mencerminkan kearifan lokal masyarakat Nusa Penida, khususnya di Ceningan.

    Sehingga pelabuhan ini menjadi ikon dari tempat ini. Gubernur Koster juga meminta agar pengerjaannya bermintra dengan orang lokal disana, yang betul-betul memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Demikian juga materialnya. Sehingga sejak dibangun sudah memberi manfaat bagi warga sekitar.

    Pembangunan ini diharapkan selesai dalam setahun. Sehingga 2022 Pelabuhan Bias Munjul yang dikerjakan dari APBN Kementerian Perhubungan dengan nilai kontrak sekitar Rp 97,5 miliar ini, bisa segera dioperasikan. Mengenai seperti apa bentuk operatornya, nanti bisa dibahas lebih lanjut.

    Asalkan pelabuhan dapat dikelola dengan maksimal. Dalam upaya membangun pusat-pusat perekonomian masyarakat ini. Kemudian memberi manfaat kesejahteraan untuk masyarakat. Nyaman, aman dan selamat untuk setiap aktivitas penyeberangan.

    “Saya berharap masyarakat mendukung penuh pengerjaan pelabuhan ini. Masyarakat nanti akan disediakan tempat khusus untuk berjualan di sekitar pelabuhan. Sekaligus penataan tempat di sekitarnya. Sehingga pembangunannya tidak parsial, tetapi mampu bersinergi dengan masyarakat. Ada rasa kebersamaan,” tutup Gubernur Koster. (Bagiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLiburan keluar kota naik motor, berikut hal yang perlu diperhatikan
    Next Article KPK Dalami Pemberian Uang PT Samudra Bahari Sukses ke Edhy Prabowo
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.