Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Tips aman berkendara di era adaptasi kebiasaan baru
    Automotive

    Tips aman berkendara di era adaptasi kebiasaan baru

    December 30, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tips aman berkendara di era adaptasi kebiasaan baru 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Adanya pandemi COVID-19 telah mengubah sebagian besar kebiasaan hidup masyarakat dalam beraktivitas, begitu pula dengan kebiasaan orang saat berkendara yang mengalami adaptasi baru yang disebabkan oleh kondisi pandemi saat ini.

    Meski disarankan untuk di rumah saja, namun tidak menutup kemungkinan banyak orang yang masih harus melakukan aktivitasnya di luar rumah dengan berkendara seperti untuk bekerja dan berbelanja kebutuhan pokok.

    Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan berbagi tips agar pengemudi aman berkendara dengan adaptasi kebiasaan baru, dikutip dari siaran resmi Garda Oto, Rabu.

    Baca juga: Polisi sampaikan tips berkendara aman saat hujan di Jakarta

    Baca juga: Tips berkendara aman saat liburan akhir tahun

    Selalu gunakan sabuk pengaman secara benar

    Berdasarkan fakta yang ditemukan pada pengendara saat pandemi lebih sedikit orang yang menggunakan sabuk pengaman atau safety belt, Marcell Kurniawan berpesan agar para pengendara selalu memastikan sabuk pengaman selalu terpasang dengan baik sebelum pergi berkendara.

    “Pastikan terdengar bunyi “ceklik” saat kepala safety belt dipasangkan. Selain itu pastikan juga safety belt terpasang dengan rapih, rapat dan rendah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Karena pemasangan safety belt yang benar akan meningkatkan keselamatan berkendara kita sebesar 42 persen.” ucapnya.

    Bahaya jalan yang lengang, perhatikan jarak berhenti

    Menurut National Highway Traffic Safety Administration, NHTSA. Di Amerika pada bulan April tahun ini, jumlah kendaraan di jalan turun 63 persen dibanding tahun lalu, hal itu mengakibatkan jalanan lebih sepi dan banyak orang mengendarai kendaraannya dengan lebih kencang.

    Insurance Business America menyebutkan, setidaknya ada 30 persen peningkatan di mana orang-orang mengemudi lebih dari 100km/jam dalam satu perjalanan.

    Fokus pada kecepatan kendaraan pun menjadi hal yang perlu diperhatikan juga. Selain berpengaruh pada jarak berhenti, semakin kencang atau tinggi kecepatan kendaraan pengendara maka memerlukan jarak yang semakin jauh agar kendaraan tersebut dapat berhenti.

    Jarak berhenti akan bertambah saat kondisi mengemudi berubah. Dia mengatakan, jarak reaksi dan jarak pengereman saat berada pada jalanan yang kering dan jalanan yang basah akan berbeda.

    “Selain itu kecepatan juga akan menambah jarak berhenti, misalnya pengendara dengan kecepatan 50km/jam masih bisa berhenti tepat waktu ketika akan menabrak sesuatu yang ada pada jarak 35 meter di depannya, dibandingkan dengan pengendara dengan kecepatan 70km/jam dengan jarak yang sama,” jelas dia.

    Kebiasaan baru kegiatan otomotif

    Dia mengingatkan untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman, juga menjaga kesterilan eksterior dan interior kendaraan dengan mencuci kendaraan secara rutin.

    Baca juga: Tips berkendara aman saat musim hujan

    Baca juga: Pandemi COVID-19, rajinlah cuci “riding gears”

    Baca juga: Begini cara agar aman mengendarai mobil di tengah virus corona

    Pewarta: N011
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2020

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJelang Tutup Tahun, Berikut Realisasi Bansos PEN Terdampak Covid-19
    Next Article Indeks Perilaku Antikorupsi Capai 96 Persen dari Target
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.