Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Hyundai tarik kembali 471 ribu Tuscon karena berpotensi kebakaran
    Automotive

    Hyundai tarik kembali 471 ribu Tuscon karena berpotensi kebakaran

    January 10, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hyundai tarik kembali 471 ribu Tuscon karena berpotensi kebakaran 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Hyundai kembali melakukan recall atau penarikan kembali untuk sekitar 471 ribu SUV Tuscon di Amerika Serikat, karena korsleting listrik di komputer yang dapat menyebabkan kebakaran.

    Dikutip dari Carscoops, Minggu, perusahaan memperingatkan pemiliknya untuk memarkir SUV tersebut di luar rumah sampai mereka diperbaiki.

    Penarikan terbaru mencakup model tertentu tahun 2016 hingga 2018, dan tambahan tahun 2020 hingga 2021 dari SUV Hyundai Tucson.

    Kendaraan ini memiliki komputer sistem rem antilock (antilock brake system) yang dapat mengalami kerusakan internal dan menyebabkan korsleting dan juga bisa menyebabkan kebakaran.

    Baca juga: Kecelakaan fatal hentikan operasi pabrik Hyundai Korsel

    Namun, Tucson yang dilengkapi dengan fitur Smart Cruise Control dari Hyundai tidak ditarik kembali.

    Hyundai mengatakan bahwa penarikan itu dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan berkelanjutan atas masalah tersebut. Perusahaan mengatakan telah mengetahui adanya selusin kejadian kebakaran, tetapi tidak ada cedera terkait dengan kendaraan yang ditarik kembali.

    Pemilik akan diberitahu pada akhir Februari untuk membawa SUV mereka ke diler, yang akan mengganti sekring pada komputer. Mereka dapat memasukkan nomor identifikasi kendaraan mereka di situs resmi Hyundai AS untuk melihat apakah kendaraan mereka terpengaruh.

    Pada bulan September, produsen mobil Korea Selatan menarik sekitar 180 ribu SUV Tucson di AS dari 2019 hingga 2021 untuk memperbaiki masalah yang sama.

    Perusahaan mengatakan korosi dapat menyebabkan korsleting pada papan sirkuit rem antilock yang rusak yang dapat menyebabkan kebakaran meskipun mesin dimatikan.

    Baca juga: Apple – Hyundai bahas mobil listrik & baterai, berpeluang kerja sama?

    Baca juga: Kantor Asia Pasifik Hyundai di Malaysia bakal pindah ke Indonesia

    Baca juga: Kia luncurkan logo baru

    Pewarta: A087
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDefinition CE 04, motor listrik BMW untuk perkotaan
    Next Article JCI Bali Diharapkan Jadi Wadah Menempa Diri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.