Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terbantu Cuaca Cerah
    News

    Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terbantu Cuaca Cerah

    January 10, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terbantu Cuaca Cerah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tim search and rescue (SAR) gabungan terus melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Sejumlah serpihan pesawat Boeing 737-500 itupun mulai ditemukan.

    Pantauan JawaPos.com di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1) tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas hingga stakeholder lainnya terus melakukan proses evakuasi. Bahkan pemantauan melalui jalur udara juga dilakukan untuk memaksimalkan proses evakuasi.

    Koordinator Indonesia Divers Rescue Team (IDRT) Bayu Wardoyo menyampaikan, pihaknya mengerahkan 10 penyelam untuk melakukan evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Menurutnya, kondisi cuaca yang cerah bisa memaksimalkan proses evakuasi.

    “10 penyelam dibagi, mereka turun berdua, kami bagi jadi lima tim. Ini kan jam 14.00 WIB, kami hanya bisa turunkan sekali,” kata Bayu dari atas Kapal Basudewa milik Basarnas, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1).

    Bayu menyampaikan, faktor cuaca mendukung proses pencarian korban maupun bangkai pesawat. Dia mengharapkan, proses evakuasi yang dilakukan pihaknya akan berjalan optimal.

    “Menuju ke malam gelap, risikonya akan lebih tinggi dan enggak efektif,” beber Bayu.

    Sebelumnya, serpihan hingga properti korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berhasil ditemukan di perairan Kepulauan Seribu. Pesawat Boeing 737-500 itu diduga jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki pada Sabtu (9/1) kemarin.

    Komandan KRI Kurau, Mayor Nurochim menyampaikan, pihaknya menemukan serpihan ban pesawat dan pakaian anak-anak di perairan Kepulauan Seribu. Serpihan tersebut kemudian dibawa ke Posko Terpadu JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Menyerahkan barang bukti tersebut kepada tim DVI untuk diselidiki lebih lanjut,” ujar Mayor Nurochim dalam keterangannya. Untuk diketahui, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1).

    Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Pesawat juga mengangkut 6 kru.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKoleksi Anyar SVH Gunakan Material Ramah Lingkungan dari Zalmon Fabric
    Next Article Usai 8 Januari, Perjalanan KAI Daop 9 Tetap Pakai Syarat Rapid Antigen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.