Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Gubernur Koster Ingin Kembangkan Potensi Laut Bali, Ini Kata Menteri Kelautan
    Ekonomi

    Gubernur Koster Ingin Kembangkan Potensi Laut Bali, Ini Kata Menteri Kelautan

    January 21, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gubernur Koster Ingin Kembangkan Potensi Laut Bali, Ini Kata Menteri Kelautan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gubernur Koster Ingin Kembangkan Potensi Laut Bali, Ini Kata Menteri Kelautan 2
    Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meninjau produksi “Bali Salt.” (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam beberapa kali kesempatan mengatakan ingin menyeimbangkan struktur perekonomian Bali antara pariwisata, pertanian/kelautan, dan industri. Bahkan dalam upaya membangun budidaya dan industri kelautan hingga diekspor sudah diupayakan, salah satunya di Buleleng.

    Hal ini pun mendapat dukungan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. Dalam kunjungan kerjanya ke Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBL-PP) Gondol Bali, Gerokgak, Rabu (20/1), dikatakan sebagai destinasi wisata dunia, Bali memiliki potensi di bidang kelautan dan perikanan. “Saya mendukung Pak Gubernur, karena selain Bali sebagai destinasi wisata dunia, Bali juga memiliki potensi yang harus terbangun budidaya dan industrinya dibidang kelautan dan perikanan. Apalagi Bali sangat selaras dan berkesinambungan di dalam menjaga lautnya dengan pendekatan ‘culture’ kebudayaan, karena Bali tidak pernah menghancurkan. Untuk itu saya mendukung Pak Gubernur,” ujarnya.

    Gubernur Wayan Koster mengatakan potensi Pulau Bali di pertanian/kelautan, dan industri pada khususnya cukup besar. “Mohon dukungan Pak Menteri Kelautan dan Perikanan RI, karena potensi laut ini akan kami kembangkan pembudidayaan, industri, dan pasar ekspornya,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini saat didampingi langsung oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana.

    Menyikapi semangat Gubernur Koster tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan pun optimis hal tersebut harus terbangun dan diwujudkan. Apalagi dengan adanya kemampuan membuat benih lobster, kerapu sunu, abalon, hingga tuna di Buleleng, maka sudah saatnya industri dan volume ekspor, khususnya ekspor ikan tuna sudah bisa dilakukan.  “Ada sesuatu ekonomi baru di wilayah laut ini yang bisa dikembangkan, dan siap mendukung Pak Gubernur,” tegasnya.

    Menteri KP juga melakukan peninjauan produksi garam lokal Pemuteran, Buleleng, dan meninjau laboratorium, hingga proses pembenihan tuna, kerapu sunu, pembenihan abalon, dan pembenihan lobster di Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondol-Bali. Kehebatan potensi kelautan Bali yang telah dibicarakan, ternyata benar-benar membuat kagum Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

    Salah satunya, Garam Pemuteran yang memiliki nama “Bali Salt.” M enurut Kepala BBRBLPP, Gondol, Ir. Bambang Susanto setiap bulannya mampu diekspor ke Jepang sebanyak 2 ton. Sebab, selain memiliki fungsi untuk makanan, garam ini juga dimanfaatkan untuk treatment spa di negara kincir angin tersebut.

    Mendengar hal itu, Menteri Sakti Wahyu Trenggono kemudian ikut memborong garam lokal khas Pemuteran Buleleng ini untuk dibawa ke Jakarta.

    Atas keunggulan produk lokal berupa Garam Pemuteran yang mampu menjadi Pasar Ekspor, Gubernur Bali, Wayan Koster menilai apa yang dihasilkan di wilayah Pemuteran, Buleleng ini perlu didukung bersama. Ini, sesuai dengan Pergub Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dengan prinsip Tri Sakti Bung Karno, Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenantang Tesla, Mercedes luncurkan SUV kompak listrik
    Next Article Dari Warga Asing Diduga Dihabisi di Sanur hingga Tambahan Kasus Harian COVID-19 Bali Hampir Capai 500
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.