Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Dana Masuk LPI Bukanlah Utang, tapi Ekuitas Jangka Panjang
    Ekonomi

    Dana Masuk LPI Bukanlah Utang, tapi Ekuitas Jangka Panjang

    January 29, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dana Masuk LPI Bukanlah Utang, tapi Ekuitas Jangka Panjang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kehadiran Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) menarik perhatian publik. Lembaga itu digadang-gadang mampu mendatangkan investasi dari para sovereign investors. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa LPI tidak sama dengan SWF di negara-negara lain.

    “Logika utama SWF Indonesia (LPI) berbeda dengan SWF negara lain. Logika SWF Indonesia adalah kita ingin mengundang foreign direct investment (FDI) atau foreign fund kalau saya sebutnya,” ujarnya Kamis (28/1).

    Suahasil menjelaskan, dana dari luar negeri yang masuk ke Indonesia melalui LPI bukanlah utang, melainkan ekuitas jangka panjang.

    Kehadiran lembaga semacam LPI di Indonesia amat penting. Terutama untuk mencukupi berbagai kebutuhan pembiayaan di dalam negeri.

    “Sekarang yang kami pikirkan adalah bagaimana SWF mendesain project mana yang dikerjasamakan dan project mana yang kemudian bisa betul-betul menjadi game changer dari pendanaan pembangunan jangka panjang,” urainya.

    Mantan kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu itu melanjutkan bahwa dari segi permodalan, pemerintah menyiapkan dana awal paling sedikit Rp 15 triliun. Dana itu telah diberikan melalui skema penyertaan modal negara (PMN) dari APBN 2020.

    baca juga: SWF Jalan, Pemerintah Siapkan Rp 15 Triliun sebagai Modal Awal LPI

    Jumlah itu akan bertambah secara bertahap hingga Rp 75 triliun pada akhir 2021. Pemberian modal awal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terkait dengan modal awal LPI.

    Modal awal itu juga sebagai ‘pancingan’ untuk menarik investor asing. “Nah, supaya bisa masuk sebagai ekuitas, Indonesia menyediakan semacam pancingan. SWF Indonesia INA yang telah dilengkapi dengan modal awal Rp 15 triliun ini akan kita perbesar,” imbuh Suahasil.

    Terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa LPI bisa menjadi salah satu SWF terbesar ASEAN. Data Kemenko Perekonomian mencatat, tiga SWF teratas di Asia Tenggara adalah GIC Private Limited, Temasek Holding, dan Khazanah Nasional Berhad.

    “Kita berharap menjadi salah satu yang terbesar di level ASEAN. Pak Presiden menargetkan untuk fund-nya itu sebesar USD 20 miliar sebagai tahap awal,” ujarnya.

    Airlangga menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah peraturan pemerintah (PP) untuk memayungi LPI. Saat ini pemerintah tengah merampungkan beleid soal fasilitas perpajakan. Sebelumnya, dia menyatakan bahwa akan ada dua jenis pendanaan dalam LPI.

    Pemerintah telah bertemu dengan lebih dari 50 investor global sejak pertengahan tahun lalu. Beberapa investor itu mengirim surat dan memaparkan minatnya untuk berinvestasi melalui letter of interest (LoI) dan komitmen.

    Sejumlah lembaga SWF yang berminat masuk ke program master fund LPI, antara lain, United States International Development Finance Corporation (DFC). Selain itu, ada Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation dan ada Abu Dhabi Investment Authority.

    TENTANG LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI (LPI)

    Apa tujuan LPI?

    Membentuk master fund, sub-fund, maupun usaha patungan melalui skema co-investment dengan investor asing untuk menarik foreign direct investment (FDI).

    Bagaimana permodalan LPI?

    Modal awal Rp 15 triliun, berupa PMN dari APBN 2020.

    Secara bertahap, modalnya meningkat menjadi Rp 75 triliun hingga akhir 2021.

    Bagaimana cara kerja LPI?

    Terdiri atas dewan pengawas dan dewan direktur.

    Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada presiden selambatnya pada 31 Mei tahun berikutnya.

    Pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan LPI dilakukan akuntan publik yang terdaftar di BPK dan OJK.

    Sumber: Kemenkeu


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkeu Ingin Bea Cukai Wujudkan Distribusi Vaksin Covid Tercepat Dunia
    Next Article Sandiaga Ajak Pengusaha dan Profesional Bekerja dari Pulau Dewata
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.