Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jadi Produsen ke-4 Dunia, Ekspor Kopi Indonesia Perlu Lebih Didorong
    Ekonomi

    Jadi Produsen ke-4 Dunia, Ekspor Kopi Indonesia Perlu Lebih Didorong

    January 29, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jadi Produsen ke-4 Dunia, Ekspor Kopi Indonesia Perlu Lebih Didorong 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong para pengusaha kopi ke Jerman. Tepatnya, membidik pasar di sana. Saat ini Jerman menjadi salah satu pasar kopi terbesar di Eropa. Potensi ekspor kopi Indonesia masih sangat besar.

    Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan bahwa peluang bagi kopi Indonesia untuk diterima pasar global sangat terbuka. Indonesia menempati posisi ke-4 negara produsen kopi. Namun, sebagai eksportir, Indonesia berada pada urutan ke-9.

    Jerry mengatakan bahwa kini neraca perdagangan Indonesia tengah surplus. Dia berharap momentum itu bisa memicu semangat para pelaku usaha untuk meningkatkan produksi dan merambah pasar ekspor.

    “Artinya, ekspor lebih besar daripada impor. Keadaan ini harus kita ambil hikmah positifnya agar bisa semakin mendorong para eksportir. Salah satunya, eksportir kopi,” ujarnya kemarin (28/1).

    Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan Olvy Andrianita mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Dengan demikian, produk kopi yang diekspor juga bukan sekadar barang mentah, melainkan juga punya nilai tambah.

    “Sebagai eksportir, kita nomor sembilan. Pasti bukan karena quantity, tapi quality. Jadi, inilah mungkin pekerjaan rumah (PR) kita,” tegasnya.

    Indonesia sebagai produsen kopi unggul dalam varian kopi. Baik speciality maupun komersial. Sayangnya, kondisi itu belum optimal. “Sampai saat ini kita memang ditantang. Kopi kita memang jadi primadona dunia, tapi kita hanya eksportir ke-9. Kita produsen besar, sayangnya belum teroptimalkan,” tambahnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMendag Bidik Ekspor Tumbuh 6,3 Persen di 2021
    Next Article Tersisa 4 Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Belum Teridentifikasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.