Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Program Pesantren Hijau Hemat 10–15 Persen Tagihan Listrik Bulanan
    News

    Program Pesantren Hijau Hemat 10–15 Persen Tagihan Listrik Bulanan

    February 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Program Pesantren Hijau Hemat 10–15 Persen Tagihan Listrik Bulanan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Perusahaan pengembang lokal sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yaitu SUN Energy menggandeng Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) membuka kerja sama potensi pemanfaatan energi surya. Salah satunya untuk menyukseskan program pesantren hijau yang dicanangkan Lembaga Perubahan Iklim PBNU dengan Radesa Institute.

    Hal tersebut merupakan awal diskusi dari kedua belah pihak untuk menjajaki seberapa besar manfaat yang bisa didapatkan baik dari sisi penghematan listrik. Selain itu, dari sisi ilmu pengetahuan tentang perkembangan teknologi PLTS di Indonesia.

    Ketua Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Andhika Prastawa mengatakan, dalam pengelolaan energi nasional, pemerintah melalui Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2014 (PP 79/2014) tentang Kebijakan Energi Nasional mencanangkan target bauran energi dengan kontribusi energi baru terbarukan sebesar 23 persen pada 2025. Kebijakan itu diperkuat lagi dengan Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional yang menargetkan energi nasional sebesar 23 persen dari energi baru terbarukan.

    ”Prospek pengembangan energi surya sangat besar. Dari potensi energi surya 207,8 GW, baru dimanfaatkan kurang dari 200 Mwp. Ini menunjukkan kesenjangan yang sangat besar. Ini tantangan tapi juga merupakan peluang berbagai pihak berpartisipasi untuk memanfaatkan energi surya,” ujar Andhika secara virtual, Kamis (24/2).

    Andhika Prastawa menambahkan, dibanding dengan negara-negara di ASEAN, Indonesia masih tertinggal dalam pemanfaatan energi surya. Perlu upaya dan dorongan pemerintah serta pihak-pihak dalam memanfaatkan energi surya. Salah satunya adalah NU melalui pesantren-pesantren dan sekolah milik NU.

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank Diminta Permudah Akses Kredit ke Perajin Endek
    Next Article Bank BSI Masuk 10 Besar Emiten Berkapitalisasi Terbesar – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.