Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Peneliti Temukan Varian COVID-19 Baru di New York
    International

    Peneliti Temukan Varian COVID-19 Baru di New York

    February 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Peneliti Temukan Varian COVID-19 Baru di New York 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Peneliti Temukan Varian COVID-19 Baru di New York 2
    Seorang bersepeda melewati Times Square di New York yang sepi pada Jumat (10/4/2020). (BP/AFP)

    NEW YORK, BALIPOST.com – Sebuah varian baru virus Corona kembali ditemukan. Kali ini, peneliti menemukannya di New York City.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, para peneliti pada Rabu (24/2) waktu setempat menyebutkan varian ini memiliki beberapa kesamaan dengan varian yang lebih menular dan tidak dapat dipecahkan yang ditemukan di Afrika Selatan. Varian baru virus corona, yang dikenal sebagai B.1.526, pertama kali diidentifikasi dalam sampel yang dikumpulkan di New York pada November.

    “Pada pertengahan Februari ada sekitar 12 persen kasus infeksi virus corona varian baru itu dari total kasus infeksi corona,” kata para peneliti Kampus Vagelos untuk Dokter dan Ahli Bedah di Universitas Columbia.

    Varian baru virus corona tersebut juga dijelaskan dalam penelitian yang dipublikasikan secara daring pekan ini oleh California Institute of Technology. Namun, studi-studi tersebut belum ditinjau oleh para ahli dari luar.

    Para peneliti Columbia mengatakan analisis database yang tersedia untuk umum tidak menunjukkan prevalensi tinggi varian virus corona, yang baru-baru ini diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brazil, dalam sampel kasus infeksi virus corona dari Kota New York dan area sekitarnya.

    “Alih-alih kami menemukan jumlah kasus yang tinggi dari varian baru yang berkembang di dalam negeri,” kata Dr. Anne-Catrin Uhlemann, asisten profesor di divisi penyakit menular di Kampus Dokter dan Ahli Bedah di Universitas Columbia.

    Studi di Columbia menemukan bahwa varian virus corona B.1.526 memiliki beberapa karakteristik mengkhawatirkan yang sama dengan varian B.1.351, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan dan varian P.1. yang pertama kali diidentifikasi di Brazil.

    Beberapa penelitian menyebutkan bahwa varian-varian baru virus corona tersebut lebih resisten terhadap beberapa vaksin yang sudah ada daripada virus corona versi sebelumnya.

    Para peneliti mengatakan hal yang menjadi perhatian utama dari varian baru virus corona itu adalah perubahan di satu area protein lonjakan virus, yang disebut E484K, yang ada pada ketiga varian — varian Afrika Selatan, varian Brazil, dan varian yang ditemukan di New York.

    Mutasi E484K dipercaya melemahkan respon imun tubuh terhadap virus.

    Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaksin virus corona yang baru diluncurkan masih cenderung dapat menetralkan virus dan melindungi dari penyakit parah, bahkan untuk kasus infeksi virus corona varian-varian baru. Perusahaan-perusahaan farmasi pembuat vaksin juga terus bekerja untuk mengembangkan vaksin penguat untuk memerangi versi-versi virus yang bermutasi. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDi Bangli, Permintaan Endek Juga Mulai Meningkat
    Next Article Kolaborasi dan digitalisasi dorong pemulihan ekosistem mobkas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.