Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jika PPnBM Tak Diskon, Banyak Pabrik Mobil Tutup
    Ekonomi

    Jika PPnBM Tak Diskon, Banyak Pabrik Mobil Tutup

    February 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jika PPnBM Tak Diskon, Banyak Pabrik Mobil Tutup 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah telah memberikan insentif kepada industri otomotif berupa diskon PPnBM mobil baru hingga 0 persen. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, ada dampak negatif jika industri otomotif tak mendapat insentif.

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjabarkan, penjualan mobil baru per tahun rata-rata 1 juta hingga 1,1 juta unit. Namun, di masa pandemi penjualan mobil hanya sekitar 550 ribu. Jadi, stok atau pasokan mobil pun tinggi.

    Menurutnya, alasan pemerintah memberikan insentif berupa diskon PPnBM hingga 0 persen diharapkan konsumsi masyarakat meningkat. Sebab, industri ini mempekerjakan tenaga kerja terampil sebanyak 1,5 juta tenaga kerja.

    “Karena industri ini mempekerjakan banyak high skill labour yang secara langsung, jumlahnya hampir 1,5 juta,” ujarnya secara virtual, Kamis (25/2).

    Bahkan, Lutfi mengungkapkan, jika industri ini tidak diberikan dorongan stimulus mereka akan menutup pabriknya. “Kalau seumpama tidak memberikan insentif dan mempunyai stocking yang banyak, pabrik-pabrik mobil tersebut mereka akan menutup pabriknya,” katanya.

    Adanya insentif tersebut, harapannya jika masyarakat memiliki minat membeli mobil sehingga memberikan dampak positif juga pada sektor di sekitarnya. Bahkan, Lutfi menambahkan, dirinya akan bicara dengan pihak terkait untuk memastikan memakai fasilitas produksi di Indonesia dan melakukan ekspor. Terutama, dengan negara yang memiliki perjanjian dagang dengan Indonesia.

    Seperti misalnya Australia yang memiliki sebanyak 1,2 juta konsumsi mobil per tahunnnya. Indonesia sekarang menikmati 0 persen dari pasar tersebut, dengan ditandatanganinya Indonesia-Australia CEPA tersebut kita bisa ekspor mobil ke sana.

    “Dan sekarang saya akan bicara prinsipal-prinsipal mobil di Jepang untuk memastikan bahwa pabrik di Indonesia dapat alokasi untuk ekspor ke sana,” pungkasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTransformasi Digital Saat Pandemi Jadi Kunci UMKM Bertahan
    Next Article 6 Tips Aman Dapatkan Laptop Baru dengan Cicilan Tanpa Kartu Kredit bagi Mahasiswa – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.