Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Wamendag Beber Sejumlah Perjanjian Perdagangan dengan Banyak Negara
    Ekonomi

    Wamendag Beber Sejumlah Perjanjian Perdagangan dengan Banyak Negara

    February 28, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wamendag Beber Sejumlah Perjanjian Perdagangan dengan Banyak Negara 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Indonesia menjalin banyak perjanjian perdagangan dengan sejumlah negara. Salah satu tujuannya adalah untuk diversifiaksi produk ekspor.

    Wakil Menteri Perdagangan (wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, saat ini 10 produk ekspor utama Indonesia memberikan kontribusi lebih dari 59 persen dari sisi pasar ekspor, 10 negara tujuan ekspor mendominasi kontribusi ekspor Indonesia dengan angka sekitar 60 persen.

    Menurutnya, perlu ada diversifikasi baik dari segi tujuan maupun jenis produk itu sendiri, salah satunya melalui perjanjian perdagangan.

    “Sebagai contoh, perjanjian Indonesia-Australia CEPA memberikan tarif 0 persen terhadap 6900 jenis produk Indonesia. Di perjanjian dagang yang lain juga begitu. Jadi ini kesempatan bagi produk-produk alternatif untuk bisa berkembang,” ujar Jerry dalam keterangannya, Minggu (28/2).

    Perjanjian perdagangan tersebut juga membuka pasar-pasar baru yang berkembang dan potensial bagi Indonesia. Dua wilayah yang ingin dikembangkan misalnya adalah pasar Afrika dan Amerika Selatan. Selain itu ada wilayah Eropa Timur, Eropa Tenggara, Asia Selatan dan Timur Tengah.

    “Yang baru selesai adalah Indonesia-Mozambique PTA. Kita berharap itu menjadi pembuka jalan bagi pasar-pasar baru di Afrika bagian tengah dan selatan. Di Amerika Selatan Indonesia-Chile CEPA juga terbukti meningkatkan utilitas pemanfaatan surat keterangan asal (SKA) secara signifikan,” ucapnya.

    Jika secara kuantitatif, lanjutnya, pada Januari 2021 nilai ekspor ke beberapa kawasan potensial kerja sama tumbuh cukup tinggi. Ekspor ke Afrika Selatan tumbuh 138,15 persen secara tahunan dan Afrika Timur tumbuh 57,7 persen YoY.

    Baca Juga: Menag Beri Tanggapan Soal Pelaporan Terhadap Din Syamsuddin

    Baca Juga: Kemenhan Mau Beli 48 Jet Tempur Rafale, Ini Respons TNI AU

     Selain itu, ekspor ke beberapa kawasan yang sudah memiliki perjanjian kerja sama perdagangan juga tumbuh cukup baik. Untuk kawasan Asia Tenggara pertumbuhannya 10,86 persen YoY, sementara Australia tumbuh 22,77 persen YoY.

    Insentif lain sebagai kontribusi perjanjian perdagangan bagi ekonomi Indonesia adalah meningkatnya investasi di berbagai sektor. Meluasnya pasar dan makin mudahnya produk-produk alternatif untuk dipasarkan meningkatkan minat investor dalam berbagai skala, baik di investasi dalam negeri maupun luar negeri.

    Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi meningkat seiring dengan penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

    Kemendag berencana menyelesaikan target-target perjanjian perdagangan secepat mungkin. Untuk tahun ini ditargetkan 12 perjanjian perjanjian perjanjian perdagangan baru termasuk IEU-CEPA yang saat ini sedang memasuki perundingan putaran ke-10.

    “Perjanjian perdagangan harus memenuhi kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat secara umum. Karena itu kami berharap semua stake holder berkontribusi dengan memberikan masukan dan ikut memberikan support atas isu-isu krusial misalnya dalam isu kelapa sawit,” pungkasnya.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkes Tegaskan Vaksin Mandiri Gotong-Royong Harus Gratis
    Next Article Pengamat Anggap Wajar Pemecatan Jhoni Allen dari Partai Demokrat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.