Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Belanda Stop Penggunaan Vaksin AstraZeneca
    International

    Belanda Stop Penggunaan Vaksin AstraZeneca

    March 15, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Belanda Stop Penggunaan Vaksin AstraZeneca 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Belanda Stop Penggunaan Vaksin AstraZeneca 2
    Ilustrasi. (BP/tomik)

    AMSTERDAM, BALIPOST.com – Pemerintah Belanda memutuskan menyetop penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca. Hal ini dilakukan pascatemuan potensi efek samping serius yang diakibatkan vaksin ini.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, penghentian vaksin AstraZeneca di Belanda dilakukan hingga setidaknya 29 Maret. Menurut pemerintah Belanda pada Minggu (14/3),  langkah ini diambil setelah menerima laporan dari Denmark dan Norwegia mengenai potensi efek samping serius.

    Tiga tenaga kesehatan di Norwegia yang baru saja divaksin COVID-19 kini dirawat di rumah sakit karena perdarahan, penggumpalan darah dan kadar trombosit yang rendah. Kondisi ini diungkap otoritas kesehatan Norwegia pada Sabtu (13/3).

    Belum ada kasus semacam itu yang ditemukan di Belanda, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Belanda. Ditambahkan, belum ada bukti kaitan langsung antara vaksin dan laporan dari Denmark dan Norwegia.

    Pemerintah mengatakan akan menunggu penyelidikan Badan Pengawas Obat Eropa (EMA). “Kami tidak dapat membiarkan keraguan soal vaksin tersebut,” kata Menteri Kesehatan Belanda Hugo de Jonge.

    “Kami harus memastikan bahwa semuanya sesuai, sehingga cukup bijaksana untuk menghentikan (penggunaan vaksin) saat ini.”

    Belanda pada pekan lalu mengatakan tidak ada alasan untuk menghentikan penggunaan vaksin tersebut, menyusul laporan kasus penggumpalan darah yang dialami pada sejumlah penerima vaksin. EMA dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan tidak ada indikasi bahwa kasus-kasus ini disebabkan oleh vaksinasi. Pihak AstraZeneca juga mengatakan bahwa tidak ada bukti risiko peningkatan trombosis vena dalam dari vaksin buatannya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProyek Arumaya Residences Segera Laksanakan Topping Off Ceremony – KRJOGJA
    Next Article MMKSI bawa New Pajero Sport ke “Supermarket Exhibition” Bintaro
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.