Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Tak Harus Jalani Isolasi hingga 23 Maret, Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Lebih Cepat
    International

    Tak Harus Jalani Isolasi hingga 23 Maret, Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Lebih Cepat

    March 20, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tak Harus Jalani Isolasi hingga 23 Maret, Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Lebih Cepat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tak Harus Jalani Isolasi hingga 23 Maret, Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Lebih Cepat 2
    Dokumentasi – Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti terpaksa mengubur mimpi untuk mempertahankan gelar juara All England setelah tim bulu tangkis Indonesia harus menarik diri dari All England 2021 terkait dengan protokoler covid-19. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pascadipaksa mundur dan diharuskan isolasi, timnas bulu tangkis Indonesia dipastikan tak harus menjalani seluruh masa isolasi. Mereka dipastikan pulang lebih cepat dari Birmingham, Inggris.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, melalui koordinasi baik dari PP PBSI, Kementerian Luar Negeri RI, Kemenpora RI, dan KBRI di London, timnas Indonesia tidak harus menjalani isolasi seperti yang diinstruksikan Badan Layanan Kesehatan Inggris (NHS) hingga 23 Maret.

    “Alhamdulillah, setelah Pak Dubes Desra (Percaya) bertemu dengan pihak NHS, beliau mendapatkan izin agar kami bisa lebih cepat pulang ke Indonesia. Hari ini kami semua akan melakukan swab PCR untuk syarat kepulangan kami nanti. Ini semua sudah mendapatkan izin baik dari NHS, maupun panitia All England,” tutur manajer tim Ricky Soebagdja melalui keterangan resmi PBSI, Sabtu (20/3).

    Meski merasakan kekecewaan yang sangat dalam setelah dipaksa mundur dari All England 2021, Ricky menyebutkan bahwa fokusnya saat ini sudah tidak lagi pada keikutsertaan. Melainkan bagaimana tim secepatnya dapat kembali ke Indonesia.

    Selain membantu untuk kepulangan tim Indonesia, pihak KBRI juga memfasilitasi tes kit untuk swab secara mandiri.

    Nantinya dibawa oleh KBRI ke laboratorium di Birmingham untuk dites PCR. Proses swab dilakukan oleh dokter PP PBSI.

    “Kepulangan Tim Indonesia dijadwalkan hari Minggu, 21 Maret melalui London, karena tidak ada penerbangan dari Birmingham di tanggal tersebut. Untuk transportasi dari Birmingham ke London akan dibantu KBRI, kami akan dijemput dan diantar hingga ke bandara nanti oleh Pak Desra,” kata Ricky.

    Bagi atlet, hal ini merupakan kabar baik karena tidak perlu berlama-lama di Inggris hanya untuk berdiam diri di kamar hotel. “Iya bersyukur sekali kami bisa pulang sebelum waktu yang ditentukan. Saya juga mau berterima kasih untuk pihak KBRI di Inggris, Kemenpora, bahkan Bapak Presiden juga yang sudah memperhatikan dan meminta kasus ini untuk ditangani secepat mungkin, termasuk kepada PBSI juga yang menanggapi dengan sangat cepat,” ujar Jonatan Christie.

    Rasa syukur juga diungkapkan Melati Daeva Oktavianti. Meski belum sempat bertanding, setidaknya tidak harus membuang waktu sia-sia untuk isolasi.

    “Yang pasti bersyukur tidak harus isolasi sampai tanggal 23 Maret, dan akhirnya bisa kembali ke Indonesia tanggal 21 Maret nanti. Sangat berterima kasih untuk KBRI dan semuanya yang sudah memperjuangkan kami semua di sini untuk pulang lebih cepat,” ucap Melati.

    Skuad Indonesia dijadwalkan berangkat Minggu pukul 17.40 waktu London dengan Turkish Airlines TK1972 dari London ke Istanbul. Setelah transit selama dua jam, penerbangan dilanjutkan dengan TK56 tujuan Istanbul ke Jakarta, dan tiba pada pukul 18.00 WIB hari Senin 22 Maret.

    Sesuai regulasi pemerintah Indonesia setelah bepergian dari luar negeri, sesampainya di Jakarta timnas akan menjalani isolasi selama lima hari setelah kedatangan. Isolasi akan dilakukan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSama dengan Prancis dan Jerman, Belanda Juga Alami Lonjakan Kasus COVID-19
    Next Article Bawa Penumpang Positif COVID-19, China Tangguhkan Izin Operasional 4 Maskapai Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.