Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»2030, Sri Mulyani Berharap Ratusan Ribu UMKM Tembus Pasar Ekspor
    Ekonomi

    2030, Sri Mulyani Berharap Ratusan Ribu UMKM Tembus Pasar Ekspor

    April 20, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    2030, Sri Mulyani Berharap Ratusan Ribu UMKM Tembus Pasar Ekspor 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis akan ada sangat banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisa melakukan ekspor pada 2030 mendatang. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati megatakan, hal itu seiring dengan berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan usaha khususnya ekspor melalui APBN maupun program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    Menurutnya, hal ini juga didukung dengan terbitnya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang telah terbit. Ia meyakini, hal ini dapat memperbaiki iklim investasi dengan kemudahan berusaha hingga pemberian insentif perpajakan bagi pelaku usaha.

    “Saya optimistis 500.000 eksportir baru akan dapat tercipta sesuai harapan,” ujarnya secara virtual, Selasa (20/4).

    Dari batuan pemerintah melalui PEN, kata Sri Mulyani, para UMKM mendapat alokasi sekitar Rp 184,83 triliun. Pemerintah juga memberikan insentif usaha dalam bentuk berbagai kemudahan dan pengurangan beban perpajakan yang mencapai Rp 58,46 triliun.

    “Kami berharap seluruh pelaku ekonomi Indonesia memanfaatakan kebangkitan ekonomi dunia, terutama dalam menembus pasar ekspor dunia,” tuturnya.

    Dari sisi perpajakan, lanjutnya, pemerintah telah menyediakan insentif yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM mulai dari pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP), pembebasan PPh Pasal 22 impor, restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, serta PPh final untuk UMKM DTP hanya sebesar 0,5 persen.

    Tak hanya itu, Sri Mulyani menambahkan, pihaknya juga telah bersinergi dengan rumah kreatif BUMN yang didukung oleh BRI, Telkom, BNI, BTN dan mandiri. Hal ini dilakukan untuk membangun dan membantu akses kapasitas pembiayaan UMKM dalam menjangkau kredit pinjaman modal usaha dengan bunga ringan dan syarat dipermudah.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFIFGroup Fest hadir di Yogyakarta saat Ramadhan
    Next Article Sediakan Pasar Khusus untuk Perajin dan Petani
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.