Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»OJK Sebut Penetrasi Asuransi RI Masih Rendah di Negara ASEAN
    Ekonomi

    OJK Sebut Penetrasi Asuransi RI Masih Rendah di Negara ASEAN

    April 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    OJK Sebut Penetrasi Asuransi RI Masih Rendah di Negara ASEAN 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, angka penetrasi industri asuransi Indonesia masih sangat rendah, yaitu masih di bawah level 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2A OJK, Ahmad Nasrullah menyebut, sehingga Indonesia masih tertinggal dengan negara di ASEAN.

    “Angka penetrasi kita tidak bisa di atas 3 persen, selalu di bawah 3 persen, Februari 2021 hampir mendekati 3 persen,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/4).

    Padahal, lanjutnya, capaian angka penetrasi asuransi di Indonesia yang masih sangat rendah masih tertinggal dengan negara tetangga seperti Malaysia. Padahal, semakin besar angka penetrasi semakin besar memberikan pembiayaan nasional.

    “ini menunjukkan angka penetrasi di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain bahkan regional ASEAN,” ungkapnya.

    Pihaknya mencatat, pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 53,2 triliun atau tumbuh 14,3 persen dari periode yang sama yaitu Februari 2020 yang sebesar Rp 46,54 triliun.

    Dari sisi premi, tercatat juga pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 6,66 triliun. Premi asuransi jiwa Rp 34,61 triliun, asuransi umum dan reasuransi Rp 17,59 triliun. Sementara dari total klaim, asuransi komersial mencapai Rp 31,81 triliun per Februari 2021. Angka itu menurun 2,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 32,64 triliun.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKRI Nanggala-402 Diperkirakan Tenggelam di Kedalaman 700 Meter
    Next Article Samsung Financing Luncurkan Promo Triple Dan Double 0 – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.