Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Kia dan SK Innovation kerja sama daur ulang baterai EV bekas
    Automotive

    Kia dan SK Innovation kerja sama daur ulang baterai EV bekas

    April 30, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kia dan SK Innovation kerja sama daur ulang baterai EV bekas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil asal Korea Selatan Kia Corp dan pemasok baterainya SK Innovation Co. akan bekerja sama untuk mendaur ulang baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bekas guna mengamankan logam berharga dan mengurangi limbah, kata perusahaan tersebut Kamis (29/4).

    Dilansir Yonhap, Jumat, SK Innovation memasok baterai lithium-ion untuk Kia EV6 dan model EV lainnya.

    Kedua perusahaan mengatakan mereka akan bekerja sama untuk memproses dan menggunakan kembali baterai EV bekas dalam sistem penyimpanan energi (ESS) atau memulihkan logam untuk membuat baterai baru, yang dapat menurunkan biaya produksi.

    Dengan meningkatnya permintaan baterai EV, pengamanan bahan baku, seperti lithium, nikel, dan kobalt, yang menghabiskan lebih dari setengah biaya baterai menjadi semakin penting.

    Selain manfaat ekonomi potensial, daur ulang dapat mengurangi jumlah bahan yang masuk ke tempat pembuangan sampah, yang dapat mencemari tanah dan air tanah, kata SK Innovation.

    Peningkatan penjualan mobil listrik telah semakin mendorong kesadaran untuk melestarikan sumber daya alam dan mengatasi masalah akhir masa pakai baterai.

    Kementerian energi Korea Selatan memperkirakan jumlah baterai EV bekas akan melonjak dari 1.400 pada tahun 2020 menjadi lebih dari 67.000 pada tahun 2030, dan 2,45 juta pada tahun 2040.

    Baca juga: Ford dirikan pusat penelitian percepat pengembangan baterai EV

    Baca juga: Adopsi baterai kendaraan listrik beri manfaat ekonomi Rp9.603 triliun

    Baca juga: Faisal Basri: Punya nikel tidak otomatis menguasai pasar mobil listrik

    Pewarta: F017
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBRI Resmikan Lembaga Sertifikasi Microfinance Indonesia – KRJOGJA
    Next Article Ternyata ini Alasan Sri Mulyani Tak Beri THR Penuh ke PNS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.