Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Penularan Makin Akut, India Catatkan Rekor Korban Jiwa dan Kasus COVID-19 Harian Global
    International

    Penularan Makin Akut, India Catatkan Rekor Korban Jiwa dan Kasus COVID-19 Harian Global

    May 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penularan Makin Akut, India Catatkan Rekor Korban Jiwa dan Kasus COVID-19 Harian Global 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penularan Makin Akut, India Catatkan Rekor Korban Jiwa dan Kasus COVID-19 Harian Global 2
    Orang-orang berbelanja di pasar yang ramai saat pandemi COVID-19 di Mumbai, India, Senin (5/4/2021). (BP/Antara)
    Penularan Makin Akut, India Catatkan Rekor Korban Jiwa dan Kasus COVID-19 Harian Global 3

    BENGALURU, BALIPOST.com – Penyebaran COVID-19 di India makin akut. Negara ini kembali mencatat rekor berupa 412.262 kasus dan rekor 3.980 kematian baru COVID-19 pada Kamis (6/5).

    Gelombang infeksi kedua ini melanda sistem kesehatan dan merembet dari kota-kota ke perdesaan. Infeksi COVID-19 di negara terpadat kedua dunia itu kini menembus angka 21 juta, dengan total kematian sebanyak 230.168 orang, menurut data Kementerian Kesehatan.

    Dengan rumah sakit tengah berjuang mendapatkan tempat tidur dan oksigen untuk merespons lonjakan infeksi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui laporan mingguan mengatakan bahwa India menyumbang hampir separuh kasus harian COVID yang dilaporkan di seluruh dunia pekan lalu dan seperempat dari jumlah kematian.

    Menurut pakar medis, angka sebenarnya di India bisa menjadi lima atau 10 kali lipat dari angka resmi.

    Krisis COVID-19 India yang paling akut terjadi di Ibu Kota New Delhi. Namun, di daerah perdesaan –yang ditinggali oleh hampir 70 persen dari 1,3 miliar penduduk India– pelayanan kesehatan masyarakat terbatas sehingga menyebabkan lebih banyak tantangan.

    “Kondisi di desa-desa menjadi berbahaya,” kata Suresh Kumar, Kordinator Lapangan Badan HAM Manav Sansadhan Evam Mahila Vikas Sansthan.

    Di sejumlah desa di Negara Bagian Uttar Pradesh, tempat badan tersebut bertugas, “tercatat kematian di hampir setiap dua rumah,” katanya.

    Uttar Pradesh dihuni oleh sekitar 200 juta jiwa. “Orang-orang ketakutan dan meringkuk di rumahnya dengan mengalami demam dan batuk. Semua gejala merujuk pada COVID-19, namun dengan tidak adanya informasi yang tersedia, banyak yang beranggapan bahwa itu flu musiman.”

    Penasihat ilmiah terkemuka, K. Vijay Raghavan, memperingatkan potensi gelombang ketiga COVID-19.

    “Gelombang ketiga tak dapat dihindari, mengingat tingginya tingkat peredaran virus,” katanya saat konferensi pers, Rabu (5/5).

    “Namun belum diketahui pada waktu skala apa tahap 3 ini akan terjadi… Kita harus mengantisipasi gelombang baru.”

    Perdana Menteri Narendra Modi dikecam karena tidak langsung bertindak menekan gelombang kedua COVID-19, setelah acara keagamaan dan kampanye politik menarik puluhan ribu orang dalam beberapa pekan terakhir dan menjadi acara “penyebar yang dahsyat.”

    Lonjakan infeksi juga berbarengan dengan penurunan drastis vaksinasi yang disebabkan oleh masalah pasokan dan pengiriman. Meskipun India menjadi produsen vaksin terbesar di dunia. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHamil Tua, Istri Dilarang Menemani Komedian Sapri di Rumah Sakit
    Next Article Nasional Laporkan Tambahan Kasus di Atas 5.600
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.