Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Meski 3 Hari Nihil Kasus COVID-19, Sydney Perpanjang Pengetatan Prokes
    International

    Meski 3 Hari Nihil Kasus COVID-19, Sydney Perpanjang Pengetatan Prokes

    May 9, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Meski 3 Hari Nihil Kasus COVID-19, Sydney Perpanjang Pengetatan Prokes 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Meski 3 Hari Nihil Kasus COVID-19, Sydney Perpanjang Pengetatan Prokes 2
    Antrian penumpang yang berusaha berangkat dari Terminal Bandara Dalam Negeri Sydney di Sydney, Australia, Jumat (18/12/2020). Pemerintah negara bagian bertindak cepat untuk memperketat pembatasan pejalanan untuk warga New South Wales setelah penyebaran virus korona (COVID-19) di utara pantai Sydney. (BP/Ant)
    Meski 3 Hari Nihil Kasus COVID-19, Sydney Perpanjang Pengetatan Prokes 3

    SYDNEY, BALIPOST.com – Tiga hari berturut-turut negara bagian terpadat Australia mencatat tidak ada infeksi baru COVID-19. Namun demikian, Australia tetap memperpanjang pengaturan protokol kesehatan (prokes), berupa peningkatan aturan jarak sosial dan mengenakan masker seminggu.

    Kebijakan ini karena pihak berwenang mencari sumber kecil wabah, setelah pasangan kekasih di Sydney dinyatakan positif mengidap virus corona minggu lalu. Minggu (9/5), pihak berwenang melaporkan hari ketiga berturut-turut tanpa kasus baru, mengurangi kekhawatiran tentang wabah yang lebih luas di kota itu, tapi mengatakan penyebab infeksi yang belum jelas sebagai alasan untuk memperpanjang tindakan tersebut.

    “Karena kasus ‘mata rantai yang hilang’ belum teridentifikasi, kami ingin mencegah peristiwa yang sangat menyebar,” kata Kepala Pemerintahan New South Wales Gladys Berejiklian dikutip dari Kantor Berita Antara.

    “Semua pengamanan / pembatasan akan diberlakukan selama satu minggu ekstra, kecuali untuk pembeli di ritel yang tidak lagi diharuskan memakai masker.”

    Itu berarti lebih dari lima juta orang yang tinggal di dalam dan sekitar Sydney harus mengenakan masker di transportasi umum dan di sebagian besar tempat umum, sementara rumah tangga dibatasi hingga 20 tamu pada satu waktu hingga 17 Mei.

    Australia sebagian besar telah menghilangkan virus, dengan 79 hari pada 2021 tanpa kasus yang didapat secara lokal, menurut pemerintah, sebagai hasil dari strategi penutupan perbatasan internasional dan domestik, serta langkah-langkah jarak sosial.

    Ketika negara itu menunggu pengiriman vaksin dan menyaksikan lonjakan infeksi di negara lain, anggota parlemen terkemuka mengatakan perbatasan sekarang tampaknya akan dibuka kembali pada 2022, bukan 2021 seperti yang diperkirakan sebelumnya.

    Dalam wawancara dengan surat kabar News Corp yang diterbitkan pada Minggu, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan tidak mungkin Australia akan segera membuka kembali perbatasannya, meskipun dia tidak menawarkan jadwal. “Saya tidak melihat keinginan untuk itu saat ini,” katanya, mengacu pada pembukaan kembali perbatasan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTemuan Varian Virus Corona Baru, Masyarakat Kalteng Dihimbau Tak Panik
    Next Article Kapolri Hingga Panglima TNI Tinjau Penyekatan Mudik di Bakauheni
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.