Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Dua Hari Berturut India Laporkan Kematian COVID-19 Capai 4.000, Krematorium Kewalahan
    International

    Dua Hari Berturut India Laporkan Kematian COVID-19 Capai 4.000, Krematorium Kewalahan

    May 13, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dua Hari Berturut India Laporkan Kematian COVID-19 Capai 4.000, Krematorium Kewalahan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dua Hari Berturut India Laporkan Kematian COVID-19 Capai 4.000, Krematorium Kewalahan 2
    Relawan dan kerabat bersiap untuk mengkremasi jenazah orang yang meninggal akibat penyakit virus corona (COVID-19), di tempat krematorium di desa Giddenahalli di pinggiran Bengaluru, India, Minggu (2/5/2021). (BP/Antara)
    Dua Hari Berturut India Laporkan Kematian COVID-19 Capai 4.000, Krematorium Kewalahan 3

    BENGALURU, BALIPOST.com – India mencatat lebih dari 4.000 kematian akibat COVID-19 selama dua hari berturut-turut pada Kamis (13/5). Sedangkan infeksi baru tetap di bawah 400.000 kasus dalam empat hari terakhir.

    Virus telah merajalela di daerah pedesaan di mana kasus-kasus dapat tidak dilaporkan karena kurangnya pengujian. Dikutip dari Kantor Berita Antara, para ahli tetap tidak yakin kapan angka infeksi akan mencapai puncaknya dan kekhawatiran berkembang tentang penularan varian yang mendorong infeksi di India dan menyebar ke seluruh dunia.

    Bhramar Mukherjee, seorang profesor epidemiologi di Universitas Michigan, mengatakan sebagian besar model telah memperkirakan puncak infeksi di India pada minggu ini. Negara tersebut dapat melihat tanda-tanda tren itu.

    Namun, jumlah kasus baru setiap hari cukup besar untuk membebani rumah sakit, katanya di Twitter. “Kata kuncinya adalah optimisme hati-hati,” cuitnya.

    Situasinya sangat buruk di daerah perdesaan Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India dengan populasi lebih dari 230 juta jiwa. Gambar-gambar televisi menunjukkan keluarga-keluarga yang menangisi orang mati di rumah sakit perdesaan atau menginap di bangsal untuk merawat orang sakit.

    Mayat-mayat telah terdampar di Sungai Gangga, sungai yang mengalir melalui negara bagian India. Ini dikarenakan krematorium kewalahan menangani jenazah dan kayu untuk pembakaran pembakaran jenazah sangat sedikit.

    “Statistik resmi tidak memberi Anda gambaran tentang pandemi dahsyat yang mengamuk di pedesaan UP,” tulis aktivis terkenal dan politisi oposisi Yogendra Yadav di The Print, merujuk pada perdesaan Uttar Pradesh.

    “Ketidaktahuan yang meluas, kurangnya fasilitas pengujian yang dekat atau memadai, batasan resmi dan tidak resmi pada pengujian dan penundaan yang berlebihan dalam laporan pengujian berarti bahwa di desa-desa hampir tidak ada yang dites, sementara sejumlah orang mengeluhkan demam yang luar biasa,” tulis dia.

    Menurut data kementerian kesehatan, India memiliki 362.727 infeksi baru COVID-19 selama 24 jam terakhir. Sedangkan kematian naik 4.120 jiwa.

    Lonjakan infeksi telah disertai dengan perlambatan vaksinasi, meskipun Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa vaksinasi akan terbuka untuk semua orang dewasa mulai 1 Mei.

    Dua negara bagian yaitu Karnataka, yang mencakup pusat teknologi Bengaluru, dan Maharashtra, yang mencakup Mumbai, telah mengumumkan akan menghentikan sementara vaksinasi untuk orang berusia 18-44 tahun. Mereka memprioritaskan warganya yang berusia di atas 45 tahun yang membutuhkan dosis kedua vaksin.

    India adalah produsen vaksin terbesar di dunia, tetapi persediaannya menipis karena permintaan yang sangat besar. Hingga Kamis, India telah memberi vaksin dosis penuh bagi lebih dari 38,2 juta orang, atau sekitar 2,8 persen dari populasinya yang mencapai 1,35 miliar jiwa, menurut data pemerintah. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari Keterbatasan, Sukses Menjadi Agen BRILink – KRJOGJA
    Next Article Dua Kali Lebaran Tak Mudik, Hakim Bambang Rindu Pulang Kampung Halaman
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.