Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ekonomi Bali Belum Membaik | BALIPOST.com
    Ekonomi

    Ekonomi Bali Belum Membaik | BALIPOST.com

    June 3, 2021No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ekonomi Bali Belum Membaik | BALIPOST.com 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ekonomi Bali Belum Membaik | BALIPOST.com 2
    Suasana di Kuta Square yang sepi pengunjung di tengah pandemi COVID-19. Sebelum pandemi, kawasan ini selalu dipadati wisatawan asing dan domestik. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menunjukkan belum membaiknya ekonomi Bali. Semua indikator ekonomi seperti NTP, ekspor dan impor, kunjungan wisata, dan keberangkatan pesawat udara mengalami penurunan.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Hanif Yahya, Rabu (2/6) mengatakan, Nilai Tukar Petani (NTP) di Bali pada Mei 2021 mencapai 91,93, turun 0,20% dibandingkan April 2021. NTP tersebut terbentuk dari komponen pembentuk indeks yang diterima petani (hasil tani) sebesar 98,83 atau turun 0,65%.

    Sedangkan indeks yang dibayar petani sebesar 107,50, turun 0,45%. Kedua indeks pembentuk NTP tersebut memang sama-sama mengalami penurunan, namun indeks atau hasil yang diterima petani lebih kecil dari indeks yang dibayar. Hal ini bisa menjadi indikasi petani merugi.

    Sedangkan jika kompomen biaya rumah tangga petani dikeluarkan dari perhitungan, membentuk NTUP (Nilai Tukar Usaha Pertanian). Pada Mei 2021, NTUP tercatat 92,12, turun 0,97% dibandingkan April 2021.

    Indikator perkembangan ekonomi Bali dapat juga dilihat dari ekspor dan impor Bali. Meski neraca perdagangan Bali surplus USD 41,19 juta pada April 2021, namun ekspor Bali belum menunjukkan kabar yang menggembirakan.

    Pada April 2021, ekspor Bali mengalami penurunan 6,74% dibandingkan Maret 2021 karena pada April 2021, ekspor Bali USD 44,39 juta sedangkan ekspor Maret 2021 sebesar USD 47,60 juta. Lima negara yang menjadi tujuan ekspor Bali terbesar pada April 2021 yaitu ke Amerika Serikat sebesar USD 15,07 juta, turun -6,29% dibandingkan Maret 2021 (mtm), ekspor ke Australia tercatat USD 3,84 juta, turun -15,53% (mtm), ke Tiongkok sebesar USD 2,85 juta, turun 22,58% (mtm), Jepang USD 2,21 juta, turun -21,92% (mtm, Perancis USD 1,92 juta, turun -33% (mtm). “Lima besar negara tujuan ekspor mengalami penurunan,” imbuh Hanif.

    Dari sisi komoditas yang diekspor juga mengalami penurunan. Lima besar komoditas ekspor Bali pada April 2021 yaitu ikan dan udang sebesar USD 12,96 juta, turun -3,83% dibandingkan Maret 2021 atau mtm, pakaian jadi bukan rajutan nilai ekspornya mencapai USD 4,90 juta, turun -13,63%.

    Nilai ekspor perhiasan atau permata sebesar USD 4,56 juta, turun -9,65%, nilai ekspor kayu dan barang dari kayu sebesar USD 3,62 juta, naik 3,89%, perabot penerangan rumah USD 3,33 juta, naik 26,48%. Nilai ekspor kumulatif Januari sampai April 2021 sebesar USD 167,02 juta, turun -0,49% dibandingkan periode sama tahun 2020 .

    Sedangkan impor Bali pada April 2021 turun USD 3,20 juta dibandingkan Maret 2021 sebesar USD 5,29 juta. Dengan demikian secara mtm turun 39,49%. Jika dibanding impor April 2021 dengan April 2020, impor Bali turun -41%, karena nilai impor April 2021 sebesar USD 5,43 juta. “Jadi, sama dengan ekspor Bali, impor Bali juga turun,” ujarnya.

    Dari sisi indikator pariwisata yaitu jumlah kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari – April 2021 tercatat sebanyak 34 kunjungan. Jumlah ini mengalami penurunan hampir 100% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

    Indikator Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada April 2021 pada hotel berbintang sebesar 10,09%. Dibandingkan TPK pada Maret 2021, TPK tersebut turun 0,15 poin. Sedangkan TPK hotel non bintang pada April sebesar 5,65%, naik 0,01 poin dibanding Maret 2021.

    Indikator lainnya, rata-rata lama menginap tamu pada April 2021 di hotel berbintang selama 2,15 hari, naik 0,04 poin dibandingkan rata–rata lama menginap tamu pada Maret 2021. Sedangkan rata–rata lama menginap hotel non bintang pada April 2021 selama 1,542 hari, naik dibandingkan Maret 2021 sebesar 0,007 poin. “Rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang lebih tinggi dari hotel non bintang,” ujar Hanif.

    Indikator lainnya terkait pariwisata yaitu keberangkan pesawat internasional pada April 2021 sebanyak 32 penerbangan, naik 10,34% dibandingkan Maret 2021. Sedangkan dibandingkan April 2020, keberangkatan pesawat internasional, turun 72,88%. “Kalau kita lihat jumlah kumulatif, keberangkatan pesawat internasional pada Januari -Maret 2021 sebanyak 128 penerbangan, dibandingkan periode yang sama tahun 2020, turun 98,37%,” ujarnya.

    Untuk keberangkan penumpang domestic pada April 2021 ada sebanyak 142.329 penumpang, yang mana kondisi ini dibandingkan keberangkatan domestic pada Maret 2021 naik 21,56%. Jika dibandingkan keberangkatan penumpang domestik pada April 2020 naik 222 % (yoy).

    Sehingga jika dilihat secara kumulatif, jumlah keberangkatan pesawat domestik pada Januari – April 2021 sebanyak 5.899 penerbangan, yang mana jumlah ini masih terjadi penurunan dibanding periode sama tahun 2020 dengan penurunan 43,21%. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBulan Depan, Denpasar Berlakukan Pungutan Online ke Pedagang Pelataran di 16 Pasar Rakyat
    Next Article Webinar Empowering Women : Dukungan BPR Lestari bagi Wanita Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.