Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kasus COVID-19 Terus Naik, Kadin Indikasikan Munas Ditunda
    Ekonomi

    Kasus COVID-19 Terus Naik, Kadin Indikasikan Munas Ditunda

    June 21, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kasus COVID-19 Terus Naik, Kadin Indikasikan Munas Ditunda 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kasus COVID-19 Terus Naik, Kadin Indikasikan Munas Ditunda 2
    Ketua Penyelenggara Munas VIII Kadin 2021, Adisatrya Suryo Sulisto. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ada indikasi ditunda. Munas yang sebelumnya akan digelar di Bali awal Juni kemudian diundur ke 30 Juni di Kendari, kelihatannya bakal kembali ditunda.

    Menurut Ketua Pelaksana Munas Kadin, Adisatrya Sulisto, Munas bisa saja ditunda, bila memang pandemi COVID-19 terus melonjak. Namun hal itu menunggu arahan pemerintah. “Pak Rosan (Rosan Roslani, Ketua Umum Kadin Indonesia) dan panitia terus berkomunikasi dengan pemerintah, karena munas akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bila arahan pemerintah ditunda, tentu akan kami tunda,” kata Adisatrya, Senin (21/6), dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Sementara itu Ketua Kadin Kepulauan Riau Akhmad Ma’ruf Maulana sudah menyurati Presiden Jokowi memohon agar Munas Kadin ditunda. Sebab, kasus COVID semakin meningkat sehingga bisa mengancam keselamatan peserta munas.

    Permohonan agar Munas Kadin ditunda oleh pemerintah cq Panitia Pelaksana, juga didukung sejumlah Kadinda lainnya, seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Gorontalo, Sumatera Utara, Lampung, Yogyakarta, dan Papua Barat.

    Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengingatkan menggelar Munas Kadin saat ini membahayakan jiwa peserta munas dan juga masyarakat Kendari.

    “Kadin mesti mematuhi imbauan Presiden Jokowi, jangan membuat kerumunan,” ujar Ketua Kadin Papua Barat Immanuel Yenu.

    Sebelumnya Ketua Kadin Jawa Tengah Kukrit Wicaksono ikut mendukung agar munas ditunda.

    “Kalau saya bukan soal tempatnya. Tapi lebih kepada waktunya tidak tepat menggelar munas, saat COVID mengganas, seperti saat ini. Lebih baik tunda cari waktu yang pas. Kadin mesti menunjukkan profesionalitasnya,” ujar Kukrit. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Berlakukan Lagi PPKM Mikro, ini Pesan Sri Mulyani
    Next Article BOR RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Hanya Sisa 10 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.