Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Terdampak Pandemi, PMI Asal Marga Kini Bertani Gondo
    Ekonomi

    Terdampak Pandemi, PMI Asal Marga Kini Bertani Gondo

    July 1, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terdampak Pandemi, PMI Asal Marga Kini Bertani Gondo 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Terdampak Pandemi, PMI Asal Marga Kini Bertani Gondo 2
    Komang Lolik saat memperlihatkan lahan sayur gondo nya yang kini ditekuninya dengan serius, Kamis (7/1). (BP/Bit)

    TABANAN, BALIPOST.com – Pandemi Covid-19 tidak serta merta membuat Komang Lolik (32), pria asal banjar adat Menalun, banjar Dinas Lodalang, Desa Kukuh, kecamatan Marga hanya berdiam diri, ketika tidak lagi menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Justru yang ada, muncul ide ide kreatif untuk mengisi kekosongan sekaligus menambah sedikit penghasilan. Kini ia sibuk dengan aktivitasnya yang baru, menanam sayur gondo dilahan milik keluarganya.

    Komang Lolik, adalah satu dari sekian banyak PMI yang terdampak dari pandemi Covid-19. Ditemui ketika sedang menggarap lahan pertanian gondo nya, ia mengaku saat ini belum mau mencoba peruntungan untuk kembali bergelut di sektor pariwisata, meski sudah banyak PMI asal Tabanan yang mulai berangkat ke luar negeri. Ia melihat, sektor pariwisata belum sepenuhnya pulih lantaran masih banyaknya kasus Covid disejumlah negara ditambah lagi munculnya berbagai varian baru. Lolik mengaku sangat menikmati aktivitasnya saat ini menjadi petani sayur gondo. Bahkan, ia pun mulai menambah usahanya yang baru, berupa peternakan ayam petelur.

    Pria yang hanya kuliah sampai dengan semester lima di STP Nusa Dua ini, awalnya memulai bekerja di luar negeri sekitar tahun 2010 di Singapura. Selama tiga tahun itu Lolik bekerja sebagai Casino Dealer, sebelum akhirnya di tahun 2013 memutuskan pulang kembali ke Bali. Di Bali, Lolik sempat juga bekerja selama sekitar satu tahun di wilayah Seminyak, Kuta, sebelum akhirnya untuk pertama kalinya atau tepatnya tahun 2014 memutuskan menjadi PMI dan bergabung di Carnival Cruise Line. Enam tahun meniti karir dari tingkat paling bawah yakni tukang cuci piring, hingga akhirnya terakhir di posisi Waitress, ia terpaksa pulang kembali ke Bali lantaran pandemi Covid19 yang mulai merebak di bulan Maret 2020. “Sempat nganggur sebulan, mulai berpikir apa yang mesti dilakukan apalagi punya istri dan dua orang anak, karena pribadi saya pantang mengemis,”ujarnya.

    Akhirnya ia pun mulai menengok lahan sawah milik keluarganya. Diawali dengan menanam padi, namun hasil penjualan gabah dibandingkan dengan tenaga dan waktu serta biaya perawatan yang tidak sebanding, ia pun memutuskan beralih menanam sayur gondo tentunya dengan perlakuan organik. Dipilihnya gondo lantaran, selain pasarnya terbuka luas juga cepat panen. “Sempat gagal, bahkan sekarang pun pernah kadang kadang masih gagal juga, karena saya belajar sendiri dari nol, terus saya coba, dan setelah tiga bulan selanjutnya baru mulai bisa merasakan panen. Untuk panen baru bisa sekali dalam rentang waktu tiga hari,”jelasnya.

    Untuk pemasaran dari panen sayur gondo hasil lahannya ini, awalnya ia bersama istri yang langsung menjualnya ke pasar dengan harga yang lebih bersaing. Dan kini dengan mulai banyaknya kenalan, akhirnya sudah mulai ada pengepul yang datang mencari hasil panen ke rumah, tanpa lagi ia bersama istrinya menawarkan ke pasar. “Sekarang sudah ada pengepul kebetulan di Banjar tetangga ,jadi tidak kewalahan lagi untuk tenaga dan diambil dengan harga yang sama seperti sebelumnya dijual ke pasar, rata-rata sekali jual bisa dapat Rp 150- Rp 220 ribu,”jelasnya.

    Ia pun mengaku sangat menikmati usaha barunya ini, dan belum terpikir untuk kembali menjadi PMI. “Mencari rotasi waktu biar sehari bisa panen gondo dan dipasarkan, kalau udah dapat diserahkan ke kerabat untuk dilanjutkan, baru kemungkinan berangkat lagi ke luar Negeri, sekarang masih menikmati usaha baru dulu,”pungkasnya.(Puspawati/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAdira Finance maksimalkan digitalisasi beri pelayanan saat pandemi
    Next Article Kantongi Sertifikat AOC, Super Air Jet Siap Melayani Penerbangan Komersial Kekinian – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.