Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pemerintah Minta Tambahan Rp 225,3 T saat PPKM Darurat, Buat Apa Saja?
    Ekonomi

    Pemerintah Minta Tambahan Rp 225,3 T saat PPKM Darurat, Buat Apa Saja?

    July 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pemerintah Minta Tambahan Rp 225,3 T saat PPKM Darurat, Buat Apa Saja? 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, dalam melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pemerintah membutuhkan anggaran yang sangat besar. Ia menyebut, pemerintah mengusulkan dana tambahan sebesar Rp 225,3 triliun untuk digunakan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    “Terkait dengan dana PPKM Darurat ini memang ada usulan tambahan yang besarnya sebesar Rp 225,4 triliun,” ungkapnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/7).

    Airlangga menjabarkan, usulan tambahan anggaran tersebut akan dipergunakan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 120,72 triliun, program prioritas sebesar Rp 10,89 triliun, perlindungan sosial sebesar Rp 28,7 triliun, insentif usaha sebesar Rp 15,1 triliun, dan UMKM sebesar Rp 50,04 triliun.

    Pada kesempatan sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, sektor kesehatan juga memerlukan tambahan untuk perawatan pasien Covid-19. Kebutuhannya diperkirakan mencapai Rp 40 triliun.

    Tambahan ini, kata Suahasil, juga mencakup beberapa untuk memenuhi kurang bayar (carry over) dari tahun 2020. “Kalau kurang bayar 2020 itu diperlukan review dari BPKP dan sekarang sedang berjalan secara maraton. Namun kemudian nanti di anggaran kesehatan yang 2021, semua yang dibutuhkan untuk perawatan kesehatan Covid-19 akan kita cukupi,” jelasnya.

    Selanjutnya, tambahan anggaran juga diperuntukkan memenuhi obat-obatan, serta insentif tenaga kesehatan yang diperkirakan juga akan ada peningkatan sekitar Rp 9,15 triliun. Di samping itu, juga untuk pelaksanaan vaksinasi yang akan terus dilakukan secara masif karena pemerintah perlu dana untuk pengadaan maupun distribusi vaksin.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePengguna Smartphone RI Sangat Banyak, tapi Hanya Dikit yang Produktif
    Next Article Inggris akan Longgarkan Pembatasan COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.