Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penanganan Pandemi, Hari Ini Ada Dua Rekor Baru Terpecahkan
    News

    Penanganan Pandemi, Hari Ini Ada Dua Rekor Baru Terpecahkan

    July 23, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penanganan Pandemi, Hari Ini Ada Dua Rekor Baru Terpecahkan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penanganan Pandemi, Hari Ini Ada Dua Rekor Baru Terpecahkan 2
    Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menunjukan tujuh sample swab antigen yang kedapatan reaktif COVID-19 saat melakukan swab antigen di kawasan zona merah COVID-19 di Juramangu Barat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/6/2021). (BP/Antara)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Jumat (23/7), ada dua rekor terpecahkan dalam penanganan pandemi COVID-19 nasional. Yaitu tambahan kesembuhan dan kematian.

    Jiwa melayang akibat COVID-19 di Indonesia makin banyak, sehari ini mencapai lebih dari 1.500 orang.

    Tambahan kasus COVID-19 nasional juga masih naik signifikan. Hampir 50 ribu orang.

    Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh hari ini bertambah signifikan. Mencapai rekor dengan jumlahnya ada di atas 38 ribu orang. Sudah dua hari rekor kesembuhan dicatatkan Indonesia.

    Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terjadi penambahan kasus COVID-19 sebanyak 49.071 orang. Kumulatifnya menjadi 3.082.410 orang.

    Pada hari ini dilaporkan yang sembuh sebanyak 38.988 orang. Total pasien sembuh menjadi 2.431.911 orang.

    Korban jiwa tercatat 1.566 orang. Sehingga kumulatifnya menjadi 80.598 orang selama pandemi berlangsung sejak Maret 2020.

    Jumlah pasien COVID-19 yang masih dirawat mencapai 569.901 orang. Jumlah suspek mencapai 267.866 orang.

    Angka Dinamis

    Di tengah tingginya tambahan kasus, dalam evaluasi mingguannya, Juru Bicara Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, Kamis (23/7), mengungkapkan perkembangan angka testing (pemeriksaan) COVID-19 dalam setiap harinya menunjukkan angka yang dinamis. Dalam melihat perkembangan data testing harian belum dapat menunjukkan gambaran secara menyeluruh kondisi testing secara nasional.

    Ia menjelaskan untuk bisa melihat gambaran kondisi angka testing secara menyeluruh, harus dilihat secara mingguan yang juga direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Karena jika dilihat secara harian, akan sangat dinamis naik turunnya,” Wiku dalam keterangan virtualnya.

    Dalam hal angka testing, per pekan ketiga Juli 2021, Indonesia sudah 4 kali melampaui standar testing yang ditargetkan WHO. Dan ke depan, target nasional terkait testing mengedepankan prinsip prioritas yaitu mendahulukan suspek dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi.

    Hal ini bertujuan untuk menurunkan angka positivity rate nasional yang sampai minggu ketiga Juli mencapai 28,27%. Untuk itu, baik metode PCR dan rapid test antigen terus dioptimalkan dalam kondisi ini.

    Sementara, untuk waktu pencapaian target diharapkan tercapai secepatnya. Demi merealisasikannya, pemerintah pusat berkomitmen mendukung Pemerintah daerah dalam mencapai target testing , tracing dan treatment (3T). Karenanya, harus ada kerjasama setiap daerah untuk mencapai rasio target testing yang spesifik di tiap daerah berdasarkan angka positivity rate masing-masing kabupaten kota.

    “Sekaligus pemberdayaan posko di tingkat komunitas untuk mencapai target tracing sebanyak 15 kontak per kasus konfirmasi,” tegasnya.

    Ia melanjutkan, tantangan terkait testing erat hubungannya dengan penambahan kasus konstan. Rata-rata penambahan kasus harian di atas 10 ribu kasus dalam 1 bulan terakhir.

    Serta kemunculan varian delta yang telah mencapai 661 kasus di Pulau Jawa-Bali saat ini. Karakteristik varian delta mudah menular dan memberikan tekanan yang cukup besar pada fasilitas penyedia layanan kesehatan. Serta laboratorium dan unsur lain yang menimbulkan keterlambatan pencatatan. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGaikindo ingatkan pengguna kendaraan pakai BBM sesuai anjuran pabrikan
    Next Article 4 Kiat Olahraga di Rumah Versi Nana Mirdad, Tetap Sehat dan Trendi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.