Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Toko Fisik Tutup di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Fokus ke Online
    Ekonomi

    Toko Fisik Tutup di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Fokus ke Online

    August 9, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Toko Fisik Tutup di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Fokus ke Online 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Toko Fisik Tutup di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Fokus ke Online 2
    Salah satu produk UMKM Bali yang dipasarkan secara online. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Upaya mempercepat digitalisasi UMKM di masa pandemi terus dilakukan. Sebab, lewat digitalisasi ini, pelaku UMKM bisa mengembangkan bisnisnya tanpa perlu melakukan transaksi tatap muka dan memperluas jangkauan produknya lewat penjualan online.

    Menurut salah satu pelaku UMKM yang sudah merasakan manfaat digitalisasi ini, Jimmy Aman, dirinya sudah berkecimpung di usaha penjualan oleh-oleh di Bali selama 20 tahun. Bahkan, dirinya sudah memiliki sejumlah toko yang melayani penjualan produk oleh-oleh menyasar wisatawan mancanegara (wisman).

    Namun, sejak pandemi, dirinya harus menutup toko-toko itu. “Semua toko saat ini tutup karena dihantam pandemi. Sebab, lokasi toko saya kebanyakan di obyek wisata yang mengandalkan turis,” ujarnya.

    Ia pun memilih strategi untuk menjual produknya di toko online. Awalnya hanya ingin menghabiskan produk oleh-oleh yang ada di toko fisiknya. “Waktu itu sudah buntu lah jalannya karena sudah tidak ada lagi turis asing dan lokal. Kebetulan saya juga sering belanja online sehingga mencoba jualan di Tokopedia,” ungkapnya dalam pertemuan virtual lewat zoom, Senin (9/8).

    Aman mengaku kaget karena produknya laku dan kini bisa mempertahankan bisnisnya. Bahkan, suplier juga sudah bisa diaktifkan memproduksi barang dengan adanya toko online, sehingga multiflier effectnya lebih luas.

    Dengan adanya toko online, ia mengatakan bisa tetap berjualan dan kini lebih banyak melayani pasar domestik. Termasuk, wisatawan nusantara yang sedang liburan di Bali namun tidak bisa langsung berkunjung ke tokonya. “Paling jauh menjual itu sampai Papua,” cetus pria yang memiliki usaha Leolle Bali ini.

    Dekorasi dan pengharum ruangan paling banyak dicari di toko online-nya. Untuk toko online, penjualannya bisa mencapai 50 pieces per hari dengan pelanggan terbanyak ada di Jakarta.

    Pengalaman berjualan online yang bisa membantu mengembangkan usahanya juga dirasakan Andi Kasma. Ia memilih berjualan beras dan telur di toko online karena daerah asalnya merupakan produsen beras dan telur. “Pada saat pandemi benar-benar butuh effort untuk memulai usaha baru,” katanya yang mulai membuka toko digital sejak Juni 2020.

    Ia mengaku melakukan bisnisnya pertama kali lewat door to door. Akhirnya, ia diajak bergabung ke dunia digital dan merasakan manfaatnya karena diberikan bimbingan pula terkait penjualan. Bahkan, pihaknya mengalami peningkatan omzet hingga 40 persen dari sebelumnya.

    Kisah sukses migrasi ke digital lainnya diutarakan pemilik usaha Sambal Raja Roa di Balikpapan, Imam Masyhuda. Ia mengungkapkan di saat pandemi sempat mengalami penurunan omzet sebanyak 80 persen dan merumahkan karyawan.

    Pihaknya pun melakukan migrasi ke digital untuk menunjang bisnisnya. “Peran teknologi berpengaruh banget untuk perkembangan bisnis, terutama saat pandemi ini,” jelasnya.

    Disebutkan Imam, omzet usahanya saat ini mencapai 3 kali lipat dari sebelum pihaknya terjun ke online. Ia pun juga memanfaatkan seluruh platform digital lainnya agar bisa mengembangkan produknya.

    Hyperlocal

    Terkait upaya mendukung UMKM migrasi ke digital, Senior Lead Regional Expansion (RGX) Tokopedia, Yanuar Rakhmad mengatakan pihaknya saat ini memiliki 11 juta penjual yang 100 persen UMKM. Bahkan sebanyak 94 persen usaha ultra mikro (UMi).

    Toko Fisik Tutup di Masa Pandemi, Pelaku UMKM Fokus ke Online 3
    Yanuar Rakhmad. (BP/iah)

    Ia pun menyebutkan dalam menginisiasi lebih banyak lagi UMKM masuk digital, sejumlah strategi hyperlocal diterapkan. Tujuannya untuk membantu pegiat bisnis di seluruh Indonesia untuk mengembangkan usahanya secara sama. Misalnya Kumpulan Toko Pilihan dan Sekolah Kilat Seller.

    Untuk Sekolah Kilat Seller, dijelaskannya ini merupakan program pendampingan untuk memberikan edukasi ke pelaku usaha baru sehingga bisa berkembang dengan lebih baik. Selain itu, ada upaya digitalisasi pasar yang membantu para pedagang pasar. “Belanja online menjadi alternatif selama masa pandemi. Terlebih, ada sejumlah daerah yang menjalani PPKM,” katanya.

    Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia, Emmiryzan menambahkan bahwa kunci menghadapi pandemi adalah berkolaborasi dan inovasi. Salah satunya dengan pemerintah, sehingga bisa memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat. Ia mencontohkan digitalisasi pasar tradisional, pembayaran pajak, bangga buatan Indonesia, dan vaksinasi gratis untuk pelaku UMKM.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSah, Pertamina Ambil Alih Pengelolaan Blok Rohan Dari Chevron
    Next Article Brio RS Urbanite bakal hadir di Honda Racing Simulator Championship 2
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.