Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»PPKM Turun Level, Waspadai Risiko Nongkrong
    Lifestyle

    PPKM Turun Level, Waspadai Risiko Nongkrong

    October 6, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PPKM Turun Level, Waspadai Risiko Nongkrong 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Semenjak PPKM turun level, pemerintah melonggarkan sejumlah bentuk kegiatan masyarakat. Komunitas-komunitas kembali beraktivitas secara offline. Padahal pandemi belum berakhir.

    Salah satu aktivitas masyarakat di tengah pandemi ketika PPKM turun level adalah nongkrong. Nah, bagaimana mengantisipasi kegiatan nongkrong ini tidak menimbulkan risiko tertular Covid-19?

    Berikut beberapa tips dari mengurangi risiko nongkrong berdasar diskusi antara Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo dan Journalist Weekend Rider.

    Ahmad Sabran, anggota komunitas Journalist Weekend Rider, menuturkan bahwa semenjak pemerintah mulai mengumumkan pelonggaran PPKM, banyak komunitas mulai rutin bertemu secara offline. Tidak bisa dipungkiri bagi sebagian orang, nongkrong menjadi bentuk aktualisasi diri. Kini nongkrong pada masa pandemi berbeda konsep.

    Selain menerapkan protokol kesehatan, nongkrong bareng juga harus memberikan kenyamanan baik diri sendiri maupun orang lain. Salah satu contohnya mengurangi kebiasaan merokok. “Untuk bisa berhenti merokok bukanlah hal yang mudah. Sebab, ada ‘rasa nyaman’ yang diberikan oleh nikotin yang ada dalam rokok,” ujar Sabran dalam acara nongkrong virtual KABAR dan Journalist Weekend Rider pada Rabu (6/10).

    Sabran berpendapat, untuk menggantikan rasa nyaman dari nikotin bisa menggunakan produk tembakau alternatif. Seperti rokok yang minim asap dan bau. “Tapi harus disadari itumasih mengandung nikotin,” ujar Sabran yang juga jurnalis Warta Kota itu.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePejabat ASN yang Biarkan Bawahannya Langgar Aturan juga Bisa Dihukum
    Next Article Airlangga Hartarto Minta Anak Muda Belajar Ambil Peluang dari Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.