Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka
    Lifestyle

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Andalannews.com – Buat kamu yang suka melihat langit malam, ada kabar menarik. Fenomena langit bulan Mei 2026 dipastikan bakal penuh kejutan, mulai dari hujan meteor, bulan purnama unik, hingga peristiwa langit langka yang sayang untuk dilewatkan.

    Sepanjang bulan ini, langit malam akan dihiasi berbagai fenomena astronomi yang bisa diamati langsung, bahkan tanpa alat bantu.

    Mulai dari awal bulan hingga akhir Mei, ada banyak momen menarik yang bisa kamu nikmati baik untuk sekadar melihat keindahan langit maupun berburu foto estetik.

    Menurut laporan terbaru, fenomena yang muncul di bulan Mei ini cukup beragam, termasuk hujan meteor Eta Aquarids hingga kemunculan Blue Moon yang tergolong jarang terjadi.

    Flower Moon Pembuka Fenomena Langit

    Fenomena pertama yang muncul di awal bulan adalah Flower Moon, yaitu bulan purnama yang terjadi pada 2 Mei 2026. Purnama ini menjadi pembuka rangkaian fenomena langit yang akan berlangsung sepanjang bulan.

    Disebut Flower Moon karena berkaitan dengan musim bunga di belahan bumi utara. Meski namanya unik, secara visual bulan tetap terlihat seperti purnama biasa—terang dan mudah diamati dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

    Menariknya, fenomena ini bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa alat khusus. Selama langit cerah, kamu sudah bisa menikmati keindahannya dari rumah atau area terbuka.

    Berita Terkait  Gerhana Bulan Total Saat Ramadan 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

    Hujan Meteor Eta Aquarids

    Salah satu fenomena paling ditunggu adalah hujan meteor Eta Aquarids. Fenomena ini mencapai puncaknya pada malam 5 Mei hingga dini hari 6 Mei 2026.

    Hujan meteor ini berasal dari sisa debu komet Halley yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi. Kecepatannya sangat tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan kilometer per detik, sehingga menghasilkan garis cahaya yang cepat dan terang di langit.

    Dalam kondisi ideal, jumlah meteor yang terlihat bisa mencapai 40 hingga 50 meteor per jam, terutama di wilayah dekat ekuator seperti Indonesia.

    Waktu terbaik untuk melihatnya adalah sekitar pukul 02.00 hingga menjelang subuh, saat langit masih gelap dan minim cahaya.

    Fenomena Earthshine

    Memasuki pertengahan bulan, ada fenomena yang tidak kalah menarik yaitu Earthshine. Fenomena ini terjadi pada 12–13 Mei dan 19–20 Mei 2026.

    Earthshine adalah kondisi ketika bagian gelap Bulan tampak samar bercahaya akibat pantulan cahaya Matahari dari Bumi. Efek ini sering disebut juga sebagai “bulan bersinar lembut” karena bentuknya terlihat seperti lingkaran utuh meski hanya sebagian yang terang.

    Fenomena ini cukup mudah diamati, terutama jika langit sedang cerah dan jauh dari polusi cahaya.

    Super New Moon

    Berita Terkait  Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    Pada 17 Mei 2026, akan terjadi fenomena Super New Moon atau bulan baru super. Pada fase ini, Bulan berada di posisi terdekat dengan Bumi, tetapi tidak terlihat karena sejajar dengan Matahari.

    Meski tidak bisa dilihat secara langsung, fenomena ini justru memberikan keuntungan bagi pengamat langit. Tanpa cahaya Bulan, langit akan terlihat jauh lebih gelap sehingga cocok untuk mengamati bintang, galaksi, hingga gugusan bintang.

    Bagi pecinta fotografi langit, momen ini sering dimanfaatkan untuk berburu Milky Way.

    Konjungsi Planet

    Fenomena berikutnya adalah konjungsi, yaitu ketika Bulan tampak berdekatan dengan planet terang di langit. Pada 18 Mei 2026, Bulan akan terlihat dekat dengan Venus. Lalu pada 20 Mei 2026, Bulan kembali berdekatan dengan Venus dan Jupiter di langit malam.

    Fenomena ini menarik karena ketiga objek tersebut akan tampak seperti berjejer dari sudut pandang Bumi. Padahal sebenarnya, jarak mereka sangat jauh di ruang angkasa. Yang menarik, fenomena ini bisa dilihat tanpa alat bantu, selama cuaca mendukung.

    Blue Moon Penutup di Akhir Mei

    Fenomena paling langka di bulan ini adalah Blue Moon yang terjadi pada 31 Mei 2026. Blue Moon adalah istilah untuk bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender. Fenomena ini tidak sering terjadi, sehingga selalu menarik perhatian.

    Berita Terkait  Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    Meski disebut “blue”, warna Bulan tidak benar-benar biru. Istilah ini hanya bersifat tradisional. Pada Mei 2026, Blue Moon juga termasuk kategori micromoon, karena posisi Bulan berada lebih jauh dari Bumi sehingga terlihat sedikit lebih kecil.

    Agar pengalaman melihat fenomena langit bulan Mei 2026 lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa kamu coba, di antaranya:

    • Pilih lokasi yang minim polusi cahaya;
    • Hindari cahaya dari ponsel atau lampu terang;
    • Datang lebih awal sebelum puncak fenomena;
    • Biarkan mata beradaptasi dengan gelap sekitar 20–30 menit;
    • Gunakan kursi santai agar nyaman melihat langit.

    Secara keseluruhan fenomena langit bulan Mei 2026 menghadirkan rangkaian peristiwa menarik yang bisa dinikmati oleh siapa saja.

    Mulai dari Flower Moon di awal bulan, hujan meteor Eta Aquarids di pekan pertama, Earthshine di pertengahan bulan, hingga Blue Moon di akhir Mei semuanya menawarkan pengalaman berbeda.

    Yang menarik, sebagian besar fenomena ini bisa diamati tanpa alat khusus, sehingga siapa pun bisa ikut menikmati keindahan langit malam.

    Jadi, jangan sampai melewatkan momen langka ini. Siapkan waktu terbaikmu, cari lokasi yang tepat, dan nikmati pertunjukan alam luar angkasa langsung dari Bumi

    Blue Moon Fenomena Langit Hujan Meteor Mei 2026
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePerpanjangan SPT Tahunan Badan Diberlakukan, Catat Batas Waktunya
    Next Article Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter
    Dila Nashear
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram
    • LinkedIn

    Mulai berkarir menjadi Jurnalis profesional di media cetak hingga online sejak tahun 2012 hingga sekarang.

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.