Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Suplai Banyak, Harga Porang Anjlok
    Ekonomi

    Suplai Banyak, Harga Porang Anjlok

    October 11, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Suplai Banyak, Harga Porang Anjlok 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Suplai Banyak, Harga Porang Anjlok 2
    Porang kini banyak ditanam petani di Jembrana. (BP/Dokumen)

     

    DENPASAR, BALIPOST.com – Harga umbi porang yang terkenal sebagai komoditas ekspor sempat mencapai harga yang tinggi. Namun ketika suplai banyak dan kebijakan pembatasan dari beberapa negara, harga porang kini anjlok.

    Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunartha, meminta petani porang jangan berkecil hati, karena perlu dihitung Harga Pokok Produksi (HPP). “Tidak bisa kita bersaing dengan harga tinggi. Kalau di Vietnam bisa menjual lebih murah, kenapa orang membeli ke Indonesia. Kalau bisa beli lebih murah di Indonesia, kenapa orang harus membeli ke Vietnam,” katanya.

    Ketua Perkumpulan Petani Porang Bali (P3B) I Wayan Sunhantika menuturkan tentang perkembangan harga porang dari tahun ke tahun. Harga porang melonjak dari Rp 3.000 ke Rp 6.000 pada tahun 2016 dan 2017. Tahun 2021 harga porang Rp 6.000 – Rp 7.000. “Kita juga harus memahami bahwa harga porang dulu masih sekitar Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 3.000 masih bisa menutupi HPP. Itu berarti petaninya pintar di dalam mempersiapkan upaya menekan biaya produksi dengan HPP-nya,” ujarnya.

    Eksportir dari PT Siligita I Nyoman Sumendra mengatakan, dengan menurunnya harga porang, tidak mengurangi jumlah petani porang. Orang berasumsi dengan penurunan harga ini, akan banyak petani mundur. Namun fakta di lapangan, kebutuhan bibit masih cukup tinggi.

    Artinya, petani belum gugur tekadnya untuk melakukan budi daya, karena pabrik selalu memberikan pemahaman bahwa dalam budi daya tidak melulu berekspektasi terhadap harga. Terutama berekpektasi dengan harga tinggi pada 2020. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAHM edukasi ribuan pemuda berkendara aman dan nyaman
    Next Article Dari Korban Ternyata Pelakunya hingga Karantina Wisman di Bali
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.