Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»UMKM DIY Harus Melakukan Inovasi Produk Sesuai Kebutuhan Pasar – KRJOGJA
    Ekonomi

    UMKM DIY Harus Melakukan Inovasi Produk Sesuai Kebutuhan Pasar – KRJOGJA

    October 19, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    UMKM DIY Harus Melakukan Inovasi Produk Sesuai Kebutuhan Pasar – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    YOGYA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY senantiasa berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam upaya pemulihan ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY yang terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu, Kadin DIY mendorong Industri Jasa Keuangan meningkatkan penyaluran pembiayaan bagi UMKM dan meminta pelaku UMKM itu sendiri berinovasi agar tidak hanya bangkit namun sekaligus berkembang.

    Wakil Ketua Umum Kadin DIY Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah dan Pasar Modal DIY Wawan Hermawan menyatakan pemerintah sudah sudah tidak kurang-kurangnya menggulirkan berbagai skema bantuan bagi pelaku UMKM di DIY yang terdampak pandemi. Skema bantuan baik stimulus, insentif, keringanan antara lain berupa restrukturisasi, penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), hibah dan sebagainya.

    “Pemerintah dari pusat sampai Pemerintah Kabupaten (Pemkab)/Pemerintah Kota (Pemkot) sudah cukup upaya membantu UMKM di DIY yang terdampak pandemi. Terlebih dengan adanya pelonggaran PPKM, khususnya dari sektor industri pariwisata membuat perekonomian masyarakat mulai membaik, meskipun belum seutuhnya pulih kembali,” tuturnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Selasa (19/10/2021).

    Wawan mengatakan level PPKM DIY pun mengalami penurunan dari level 3 menjadi 2 saat ini sehingga aktivitas ekonomi mulai bergerak. Hal ini menjadi prospek bagi pelaku UMKM di DIY bergerak kembali. Namun sayangnya masih kekurangan modal sehingga diharapkan peran Industri Jasa Keuangan dalam penyaluran pembiayaannya, terutama meningkatkan kredit murah bagi UMKM.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePandemi Bukan Pertama Kali, Tapi Bukan Yang Terakhir
    Next Article MGPA luncurkan logo baru untuk Mandalika GPSeries
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.